14 February 2020, 00:40 WIB

Unggul di New Hampshire, Sanders Fokus ke Nevada


Nur Aivanni | Internasional

SETELAH Kaukus Iowa yang sempat kacau, Partai Demokrat bangkit kembali pada Selasa (11/2) dengan pemilihan pendahuluan pertama di New Hampshire.

Senator Amerika Serikat (AS) Bernie Sanders menyatakan kemenangan sebagai kandidat terdepan dalam pemilihan tersebut. Mantan Walikota South Bend, Indiana, Pete Buttigieg menyusul di posisi kedua dan Senator Amy Klobuchar berada di posisi ketiga.

Namun, nasib baik tidak berpihak pada Senator Elizabeth Warren dan mantan Wakil Presiden Joe Biden dalam dua kontes nominasi pertama.

Usai Iowa dan New Hampshire, perhatian kini beralih ke Nevada dan South Carolina yang akan mengadakan kontes pencalonan mereka di akhir bulan ini. Kedua negara bagian itu memiliki keanekaragaman demografis yang lebih besar daripada Iowa dan New Hampshire.

Di New Hampshire, Sanders memperoleh suara 26%. Sementara, Buttigieg memiliki 24% suara, Klobuchar 20%, Warren 9% dan Biden 8%.
“Kemenangan ini di sini adalah awal dari akhir bagi (Presiden) Donald Trump,” kata Sanders saat ia menyatakan kemenangan pada Selasa (11/2) malam, seperti dikutip dari Aljazeera, Kamis (13/2).

Buttigieg mengatakan bahwa dukungannya di Iowa dan New Hampshire menjawab pertanyaan apakah pihaknya bisa membangun kampanye lintas kelompok umur dan berbagai jenis komunitas.

Sementara itu, Klobuchar berkata, “Masyarakat New Hampshire, karena Anda, kami membawa kampanye ini ke Nevada”.

Amy Rotenberg, seorang pendukung dan teman Amy Klobuchar di New Hampshire, mengatakan dia bangga dengan kinerja kandidatnya.
“Dunia mulai melihat apa yang telah kita ketahui selama ini,” katanya.


Melihat ke depan

Chris Galdieri, seorang professor rekanan di Lembaga Politik New Hampshire di Saint Anselm College, mengatakan Buttigieg dan Klobuchar harus melihat ke depan untuk mengidentifikasi peluang kuat mereka dan meningkatkan kampanye mereka dengan mempekerjakan staf dan membuat siaran iklan.

Galdieri mengatakan kampanye Biden harus mencari tahu apakah ada jalan ke depan bagi kandidat. “Apakah mereka memiliki sumber daya yang bisa dilanjutkan semuanya di Carolina atau di Nevada? Dia adalah mantan wakil presiden dua masa jabatan, umumnya disukai oleh sebagian besar Demokrat, tetapi menempati urutan keempat dan kelima (di Iowa dan New Hampshire) setelah setahun berkampanye,” katanya.

Di sisi lain, Warren harus bekerja dengan baik di Super Tuesday, kata Galdieri, merujuk pada 3 Maret ketika jumlah delegasi terbesar siap untuk diperebutkan dalam satu hari.

Sementara itu, Ketua Partai Demokrat Iowa, Troy Price, menyerahkan surat pengunduran dirinya pada Rabu (12/2) waktu setempat.

Pengunduran diri Troy Price merupakan buntut dari hasil Kaukus Iowa yang sempat ditunda minggu lalu.

Tertundanya hasil Kaukus Iowa itu disebabkan oleh ‘coding issues’ dengan aplikasi pelaporan baru.

Selaku ketua, Troy Price menegaskan ia bertanggung jawab penuh atas kekacauan yang terjadi.

“Faktanya adalah Demokrat pantas mendapatkan yang lebih baik daripada apa yang terjadi pada malam Kaukus,” kata Troy Price. (Aljazeera/AFP/I-1)

BERITA TERKAIT