13 February 2020, 18:33 WIB

Pemprov DKI Tidak Larang Pelajar Merayakan Hari Valentine


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

PEMPROV DKI tidak melarang para mahasiswa merayakan Hari Valentine yang jatuh tiap 14 Februari. Hal ini berbeda dari Pemerintah Kota Depok yang mengeluarkan surat edaran pelarangan hari Valentine.

Wakil Kepala Dinas Pendidikan Syaefuloh Hidayat menganjurkan para siswa siswi mengisi kegiatan yang positif pada kasih sayang itu.

"Kami belum ada surat edaran. Kami pastikan siswa siswi DKI mengisi waktunya dengan kegiatan yang positif. Misalnya, kami sedang genjar mengampanyekan kegiatan maghrib mengaji kelompok belajar malam. Ini kan sudah berjalan lama," kata Syaefuloh di Gedung Balai Kota, Jakarta, Kamis (13/2).

Saefuloh mengatakan pihaknya tidak berfokus soal pelarangan perayaan Hari Valentine. Ia mendorong pihak sekolah dengan kegiatan yang bermanfaat.

"Kami mengimbau setiap peserta didik memanfaatkan waktu untuk hal positif, seperti setiap malam yang muslim ke masjid atau belajar kelompok malam. Kalau besok malam sabtu Valentine biasa saja seperti malam lainnya. Poinnya Disdik DKI akan memberikan yang terbaik untuk siswa-siswi di Jakarta," tandasnya.

Diketahui, di Kota Depok ada larangan perayaan Hari Valentine. Hal itu tertulis dalam Surat Edaran nomor 421/937/II/Peb.SMP/2020 tertanggal 12 Februari 2020 yang disebarkan kepada setiap kepala sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Tidak hanya di Depok, larangan perayaan Valentine  juga dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Bangka Belitung. (OL-8)

BERITA TERKAIT