13 February 2020, 18:00 WIB

Virus Korona tak Pengaruhi Impor dari Tiongkok


Andhika Prasetyo | Ekonomi

PERMERINTAH mencatat tidak ada perubahan signifikan terkait data impor dari Tiongkok di tengah isu virus korona yang tengah merebak saat ini. Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Bea Cukai, Syarif Hidayat, mengungkapkan per Desember 2019 hingga pertengahan Februari 2020, Tiongkok tetap menjadi negara sumber impor terbesar bagi Indonesia dengan presentase hingga 30% dari total keseluruhan impor.

Baca juga: Sebelum ke Jakarta, Kesehatan 238 WNI dari Wuhan Dicek Ulang

Angka tersebut justru lebih tinggi dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang tercatat hanya 28%.

"Dari data ini kita lihat belum ada pengaruh dari virus korona," ujar Syarif di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (13/2).

Syarif menjelaskan, impor barang dari Tiongkok selalu berangkat dari enam pelabuhan besar di negara tersebut. Jika dilihat lebih rinci, volume di empat pelabuhan memang mengalami penurunan. Namun di dua pelabuhan lain, yang lebih dekat dengan Hubei, justru mengalami kenaikan.

"Penurunan di empat pelabuhan itu memang biasa terjadi ketika menjelang dan setelah perayaan imlek. Jadi kami lebih melihat penurunan itu sebagai siklus tahunan biasa, bukan karena korona," jelas dia. (OL-6)

BERITA TERKAIT