13 February 2020, 17:22 WIB

Bulan Dana PMI DKI Kumpulkan Rp 26,8 Miliar


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

GUBERNUR Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara simbolis menutup kegiatan Bulan Dana Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019. Kegiatan ini berlangsung sejak 1 September hingga 31 Desember 2019.

Dalam kesempatan ini, Anies mengapresiasi keberhasilan dan capaian pelaksanaan Bulan Dana PMI yang mengalami peningkatan secara signifikan setiap tahun.

"Alhamdulillah, kita mendengar kabar yang amat baik, bahwa apa yang sudah ditargetkan tidak (hanya) tercapai, tapi terlampaui. Jadi kita bersyukur targetnya kita meningkat 20%, ternyata kenaikan menjadi 35%. Ketika kita berhasil melakukan pencapaian penggalangan dana, ini diteruskan sedikit untuk kampanye kesadaran tentang misi kemanusiaan," ujar Anies di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (13/2).

Bulan Dana PMI DKI Jakarta Tahun 2019 berhasil menghimpun dana sebesar Rp 26,8 miliar. Hasil tersebut mengalami kenaikan sebesar 35% dibandingkan capaian 2018. Capaian Bulan Dana PMI diketahui mengalami kenaikan setiap tahunnya. Pada 2018 sebesar Rp 19,8 miliar dan pada 2017 sebesar Rp 15,1 miliar.

Pelaksanaan Bulan Dana PMI dilakukan tidak hanya untuk menghimpun dana, namun juga membangun partisipasi masyarakat agar peduli membantu sesama. Sekaligus, menanamkan nilai kemanusiaan dan juga rasa memiliki terhadap lembaga PMI sebagai organisasi sosial kemanusiaan.

Baca juga: Jusuf Kalla Tinjau Dapur Umum PMI Jakarta Timur

"Harapannya bulan dana ke depan, kegiatan donor darah dan semua kegiatan kemanusiaan yang dikelola oleh PMI, dapat dimulai dari masyarat lebih banyak lagi," imbuh Anies.

Lebih lanjut, Anies menekankan keberhasilan program PMI DKI Jakarta tidak lepas dari dukungan dan kerja sama yang baik antara PMI dan instansi pemerintah maupun swasta, termasuk partisipasi aktif masyarakat. PMI DKI Jakarta diharapkan terus memberikan pelayanan kemanusiaan terbaik kepada masyarakat.

"Kolaborasi dengan PMI kita teruskan. Saya berharap kerja bersama kita dituntaskan. Khusus untuk PMI, barangkali Jakarta boleh menjadi contoh. Bagaimana terobosan itu dilakukan untuk bisa dikerjakan di tempat lain di seluruh Indonesia. Misalnya terkait dengan transfusi darah, program donor darah. Kami di Pemprov siap mendukung," pungkasnya.

Hasil Bulan Dana nantinya akan dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk pelayanan. Seperti kegiatan bakti sosial, pelayanan dapur umum dan evakuasi untuk korban bencana, pembinaan generasi muda melalui wadah PMR (Palang Merah Remaja), pembinaan kader Relawan, pembinaan tenaga Pelatih dan Guru Pembina PMR, pelayanan Ambulans, pelayanan Pemulihan Hubungan Keluarga (Restory Family Links) dan operasional.(OL-11)

BERITA TERKAIT