13 February 2020, 12:43 WIB

Calon Venue Piala Dunia U-20, Ketum PSSI Tinjau Stadion Riau


Rudi Kurniawansyah | Nusantara

KETUA Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan, meninjau kesiapan Stadion Utama Riau sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang.

Stadion Utama Riau yang juga bekas lokasi penyelenggaraan PON XVIII, diajukan sebagai salah satu kandidat tuan rumah Piala Dunia U-20 bersama sejumlah stadion lain di Tanah Air.

"Ketum PSSI meninjau langsung Stadion Utama Riau. Ini untuk memastikan Riau menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021 mendatang," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau, Doni Aprialdi, Kamis (13/2).

Untuk mematangkan persiapan Piala Dunia U-20 pada 2021, PSSI melakukan joint Inspection di 11 kota yang dipersiapkan menjadi tuan rumah. Pada April nanti, FIFA akan mengumumkan enam host cities yang ditetapkan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Baca juga: Menpora Tantang PSSI Juarai Piala Dunia U-20

Setelah berkunjung ke Bandung, Yogyakarta, Jawa Tengah, ke Jawa Timur, Palembang, rombongan Ketua Umum PSSI mengunjungi Pekanbaru pada Kamis ini. Iriawan juga ditemani Sekretaris Jenderal PSSI, Ratu Tisha Destria, untuk menginspeksi Stadion Utama Riau berikut lapangan latihan atau pendukung di Pekanbaru. Hal itu sebagai penilaian tempat penyelenggaraan Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Sesuai arahan Presiden Jokowi dalam rapat terbatas persiapan penyelenggaraan Piala Dunia U-20, kita membutuhkan persiapan yang matang agar semua aspek terpenuhi," ungkap Iriawan.

Lebih lanjut, Iriawan menegaskan Piala Dunia U-20 menjadi tonggak sejarah penting bagi Indonesia. Pesta olahraga itu tidak hanya memotivasi anak bangsa untuk mengejar impian di dunia sepak bola, melainkan juga menjadi salah satu turnamen sepak bola akbar di Tanah Air.

Stadion Utama Riau adalah sebuah stadion serbaguna di Pekanbaru, Riau. Selesai dibangun pada 2012, stadion digunakan untuk pertandingan sepak bola dan menjadi tuan rumah upacara pembukaan dan penutupan PON XVIII pada 2012. Stadion ini mampu menampung 44.000 penonton dan menelan investasi sebesar Rp 1,18 triliun.(OL-11)

 

 

BERITA TERKAIT