12 February 2020, 23:30 WIB

Windy Diharapkan Dampingi Eko Yuli


(Ykb/R-3) | Olahraga

PERSATUAN Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) tengah menyiapkan pendamping Eko Yuli Irawan yang akan turun di Olimpiade 2020.

Menurut pelatih angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja, kesempatan besar pendamping Eko di Olimpiade yang akan digelar di Jepang ada di pundak pelifter putri Windy Cantika Aisah.

Dia akan diterjunkan ke Kejuaraan Angkat Besi Asia 2020 di Taskhkent, Uzbekistan, yang merupakan salah satu ajang untuk mengumpulkan poin Olimpiade.

Dirdja menargetkan Windy untuk bisa meraih kembali total angkatan terbaiknya yang ia raih di SEA Games 2019, yaitu 190 kg. Kala itu, Windy turun di kelas 49 kg.

"Karena di SEA Games itu kategori silver yang artinya total angkatan 190 kg nilainya 840 poin. Di sini (Uzbekistan) kategorinya gold, nilainya sama, berarti dapat 880 poin," tutur Dirdja kepada Media Indonesia, kemarin.

Kesempatan lain bagi Windy untuk menambah poin ialah dengan mengikuti turnamen regional angkat besi di AS pada periode Maret-April. Turnamen itu sedianya untuk benar-benar mengamankan posisi Windy di klasemen menuju Olimpiade.

Saat ini, Windy berada di peringkat ketujuh dan untuk bisa ke Jepang dia harus berada di urutan 14 besar dunia. Jika Windy bisa menjaga konsistensi angkatannya, bukan tak mungkin, Windy bisa menjadi Olimpian seperti seniornya, Eko, di usianya yang masih 17 tahun.

Sementara itu, Eko, dirinya menyatakan kini sedang menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima sampai tampil di Olimpiade. Apalagi, dia ingin tetap jadi penyumbang medali untuk Indonesia di ajang itu.

"Saya tak ingin mengalami cedera lagi seperti pada persiapan tiga Olimpiade sebelumnya," kata Eko. (Ykb/R-3)

BERITA TERKAIT