12 February 2020, 18:07 WIB

DPRD Kaget Rancangan Teknis Revitalisasi Monas Belum Rampung


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

ANGGOTA Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Pantas Nainggolan, terkejut mengetahui rancangan teknis (Detail Engineering Design/DED) proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) belum rampung. Padahal, pengerjaan proyek revitalisasi sudah dikerjakan di bagian selatan Monas.

"Kaget saya ternyata DED baru dianggarkan tahun ini. Padahal, tindakan (revitalisasi) sudah ada, sementara perencanaan belum ada. Seharusnya sebelum ada DED, jangan dikerjakan dulu," ujar Pantas dalam rapat Komisi D DPRD dengan Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta, Rabu (12/2).

Sebagai informasi, DED menjadi panduan revitalisasi Monas. Adapun desain pemenang lomba disebut memiliki konsep konservasi terhadap alam. Namun, Pantas tidak melihat hal itu dilakukan. Dia menyayangkan langkah Pemprov DKI yang menebang 191 pohon di kawasan selatan.

Baca juga: Izin Keluar Revitalisasi Monas Lanjut

"Ini ada kejanggalan, saya rasa karena revitalisasi dikerjakan pada akhir tahun. Padahal kita tahu DKI sedang defisit (anggarannya) dan banyak lakukan efisiensi. Ini juga tidak ada sosialisasi menyeluruh dari Pemprov. Perlu dievaluasi ini," tukas Pantas.

Anggota Komisi D dari Fraksi PSI, Viani Limardi, juga mengonfirmasi kisruh revitalisasi Monas kepada pemenang sayembara desain, Deddy Wahjudi, yang hadir dalam rapat tersebut.

"Apakah desain awal yang bapak rancang itu ada penebangan pohon? Sejauh mana Pak Deddy dilibatkan dalam proyek ini?" tanya Viani.

Deddy pun mengatakan dirinya tidak dilibatkan dalam keseluruhan DED proyek revitalisasi Monas. "Tidak ada konsep itu (menebang pohon). Memang desainya itu masih makro. Dalam DED saya enggak terlibat. Ke depan saya harapkan pemenang sayembara bisa dilibatkan dalam DED," tandas Deddy.(OL-11)

BERITA TERKAIT