12 February 2020, 17:35 WIB

Pemerintah Optimistis Angkat Peringkat EoDB Indonesia


Andhika Prasetyo | Ekonomi

KEPALA Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia optimistis peringkat Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia bisa naik ke peringkat 40 pada 2023 mendatang.

Saat ini, berbagai upaya pembenahan untuk mempermudah proses izin usaha telah dilakukan pemerintah.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah memangkas penerbitan Izin Mendirikan Bangunan yang semula memakan waktu 191 hari menjadi hanya 54 hari.

"Anggaran yang dikeluarkan pelaku usaha pun dipotong dari Rp121 juta menjadi Rp40 juta. Artinya, beban usaha yang harus ditanggung pebisnis menjadi lebih ringan," ujar Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/2).

Baca juga: Presiden Instruksikan Akselerasi Peringkat EoDB Indonesia

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pihaknya akan terus berupaya mempermudah proses pembayaran pajak yang juga menjadi indikator utama dalam EoDB.

"Kita akan terus perbaiki proses pembayaran pajak, seperti berapa lama harus isi formulir. Nanti di dalam Omnibus Law Perpajakan, kita juga akan atur tarif pajak yang kompetitif," tandasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT