12 February 2020, 11:40 WIB

Telepon Jokowi, Xi Yakin Bisa Atasi Wabah Virus Korona


Antara | Internasional

PRESIDEN Tiongkok Xi Jinping menyampaikan keyakinannya bisa melawan wabah virus korona jenis baru yang hingga kini telah menewaskan 1.112 orang.

Hal itu disampaikan kepada Presiden Joko Widodo pada Selasa (11/2) malam melalui sambungan telepon. Xi pun mengapresiasi kepercayaan dan pengertian Indonesia sebagai negara sahabat.

"Sebagai sesama negara berkembang, Tiongkok dan Indonesia harus bergandengan tangan memikul tanggung jawab bersama demi mencapai kemajuan yang baru," ujar Xi.

Pihaknya siap melanjutkan persahabatan tradisional dengan Indonesia, terus memperdalam sinergi strategi pembangunan kedua belah pihak dan mengimplementasikan proyek-proyek utama dalam kerangka Prakarsa Sabuk Jalan (BRI) terutama proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung.

Xi menekankan pihaknya sedang memprioritaskan perlawanan terhadap epidemi dengan mengobarkan semangat rakyatnya dalam pencegahan dan pengendalian epidemi, melakukan langkah-langkah pencegahan secara ketat dan menyeluruh untuk mendapatkan hasil positif.

Baca juga: Jerman Konfirmasi Dua kasus Baru Virus Korona

Sejak terjadinya epidemi, negara-negara tetangga Tiongkok, termasuk Indonesia, lanjut Xi, memberikan dukungan yang berarti dan saling membantu satu sama lain di masa-masa sulit ini.

Oleh sebab itu, dia berharap negara-negara di kawasan tetap menjaga kerja sama bilateral sambil melakukan langkah-langkah tepat dalam pencegahan dan pengendalian epidemi.

Presiden Jokowi atas nama pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan simpati kepada pemerintah dan rakyat Tiongkok dalam mengatasi wabah itu.

Menurut Jokowi, Indonesia telah memberikan bantuan medis ke Tiongkok dan akan terus menawarkan bantuan yang diperlukan negeri tirai bambu.

Jokowi yakin persahabatan Indonesia-Tiongkok berlanjut dan hubungan bilateral akan ditingkatkan lagi setelah Tiongkok menghadapi ujian epidemi itu.

Sampai berita ini diturunkan, angka kematian akibat wabah 2019-nCoV atau Covid-19 di Tiongkok telah mencapai 1.112 orang, sedangkan pasien yang sembuh mencapai 4.637 orang. Sebanyak 7.333 orang dalam kondisi kritis, 44.404 orang positif terinfeksi dan 21.675 orang berstatus terduga.(OL-5)

BERITA TERKAIT