12 February 2020, 13:00 WIB

DPRD DKI Minta Pengusaha Lokal Jangan Hanya Jadi Penonton


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

KOMISI B DPRD DKI Jakarta melihat pentingnya penyamarataan kesempatan dalam berinvestasi yang diberikan pemerintah kepada pengusaha muda. Ketua Komisi B Abdul Aziz menilai, selama ini, pintu investasi hanya terfokus pada investor asing.

“Kami tidak ingin pengusaha-pengusaha lokal ini hanya menjadi penonton dibandingkan pengusaha asing. Kami harapkan juga masyarakat jangan jadi konsumen juga. Mereka harus bisa jadi produsen dengan produk lokal yang bisa jual ke luar (negeri)," kata Aziz dalam keterangan resminya, Rabu (12/2).

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Pandapotan Sinaga juga berpendapat potensi investasi di Jakarta saat ini menyentuh Rp40 triliun.

Hal itu diharapkan DPRD DKI Jakarta bisa menjadi jembatan komunikasi yang baik antara eksekutif dengan para pengusaha.

Baca juga: Beda Pendapat Dua Wakil Pimpinan DPRD DKI Soal Pansus Wagub

“Saya pikir semua antusias mendukung HIPMI ini bagaimana pun untuk mendukung suatu perekonomian perlu organisasi yang saling menunjang, tapi bagaimana kita berinteraksi dengan pemerintah dan pengusaha," ujar Pandapotan.

Sementara itu, Ketua Umum HIPMI Jaya Afifuddin Suhaeli Kalla bercerita soal masalah investasi usaha selama ini.

“Iklim investasi di Jakarta saat ini sudah bagus, karena kita lihat sendiri seperti yang disebutkan, Ibu kota akan pindah. Jadi DKI Jakarta ini kan akan pindah menjadi kota bisnis, harusnya memang ke depan lebih banyak lagi dibuka pintu-pintu investasi," tutur Afifudin.

Dengan iklim investasi yang nantinya akan menjadi kota bisnis, ia menyebut pengusaha muda bisa lebih aktif berkontribusi dan bersinergi baik dengan pemda DKI. (OL-1)

BERITA TERKAIT