12 February 2020, 09:34 WIB

Kandidat Demokrat AS Berebut Suara di New Hampshire


Nur Aivanni | Internasional

PARTAI Demokrat Amerika Serikat (AS) melakukan pemilihan pendahuluan di New Hampshire, Selasa (11/2) waktu setempat. Meski hanya berpenduduk 1,3 juta orang, New Hampshire adalah medan pertempuran dengan pengaruh yang besar dalam lanskap politik.

Bernie Sanders berharap ia bisa unggul dari Pete Buttigieg dalam pemilihan kali ini setelah sebelumnya hanya menduduki posisi kedua dalam Kaukus Iowa.

Kemenangan di New Hampshire menjadi bagian dari strategi Sanders setelah kalah tipis di Iowa.

Rata-rata polling RealClearPolitics menunjukkan perolehan suara Sanders, yang mendukung 'revolusi politik', sebesar 28,7% di New Hampshire.

Sementara itu, mantan Wali Kota South Bend, Indiana, Pete Buttigieg memperoleh suara 21,3%.

Baca juga: Kandidat Capres Berburu Suara

Dalam dua jajak pendapat baru pun menunjukkan posisi Amy Klobuchar bergerak melewati posisi Elizabeth Warren.

"New Hampshire, pilihan yang Anda buat hari ini akan membentuk masa depan bangsa kita," kata Buttigieg dalam cicitannya di Twitter saat pemungutan suara dimulai seperti dikutip dari AFP, Rabu (12/2).

Para pakar percaya para pemilih akan mulai memperhatikan serius mantan wali kota South Bend, Indiana, itu jika ia keluar sebagai pemenang dalam kedua kontes pembuka pemilihan tersebut.

Sementara itu, popularitas Senator Minnesota Amy Klobuchar telah melonjak di New Hampshire sejak debat yang kuat pada Jumat (7/2), yang membawanya ke urutan ketiga di depan Elizabeth Warren dan Joe Biden.

Biden memperkirakan akan meraih hasil buruk di New Hampshire seperti yangb terjadi di Iowa. Karenanya, ia membatalkan pesta malam pemilihan pendahuluan untuk menuju ke kubu South Carolina.

"Saya tidak menyerah di New Hampshire," kata Biden yang berharap meningkatkan popularitasnya di antara pemilih yang lebih beragam di Nevada dan South Carolina.

Atas aksi Biden tersebut, Warren mengatakan tidak adanya Biden di New Hampshire, berarti dia tidak memperjuangkan suara di New Hampshire.

"Kami keluar dari sini dan kami berbicara dengan para pemilih, dan kami berjuang untuk setiap suara," katanya ketika ia menyapa beberapa sukarelawan dan pendukung, di Nashua.

"Itulah saya, seorang pejuang," tambahnya. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT