12 February 2020, 08:15 WIB

Novel Dapat Penghargaan dari Malaysia


Candra Yuri Nuralam | Politik dan Hukum

PENYIDIK Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menghadiri undangan Launching Ceremony Perdana International Anti-Corruption Champion Foundation (PIACCF) di Malaysia, Selasa (11/2). Novel pun mendapatkan penghargaan dalam acara tersebut.

"Penghargaan ini adalah bentuk dukungan dan penghormatan terhadap semua pihak yang memilih jalan untuk berjuang memberantas korupsi, baik di Malaysia, Indonesia, dan di seluruh dunia," kata Novel dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (11/2).

Menurut Novel, penghargaan itu merupakan simbol penanganan korupsi yang dilakukan secara serius oleh seluruh negara. Penghargaan itu juga dinilai membuktikan tindak pidana korupsi dikecam oleh dunia.

Baca juga: Istri Nurhadi Mangkir, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan

Novel juga memberikan apesiasi kepada Malaysia atas pencapaian peningkatan Indeks Persepsi Korupsi (CPI) sebesar enam poin pada 2019. Menurutnya, capaian itu sangat baik.

"Hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa, yang hanya bisa tercapai atas kerja keras dan konsistensi dalam menindak dan mencegah korupsi. Selain itu, apresiasi saya terhadap upaya Pemerintah Malaysia dalam memberikan perlindungan kepada para petugasnya dalam melaksanakan tugas untuk memberantas korupsi," ujar Novel.

Dia berharap Malaysia bisa menularkan pencapaian itu ke Itu Indonesia. Menurut Novel, penularan itu penting untuk kemajuan penindakan kasus korupsi di tanah air.

"Saya berharap Pemerintah Malaysia dalam hal ini Perdana Menteri Tun Mahathir bin Mohamad, untuk dapat menularkan keberhasilan dalam memberantas korupsi dan melindungi petugas pemberantas korupsi kepada negara lain, khususnya Pemerintah Indonesia," tutur Novel.

Lebih lanjut, Novel berharap penghargaan ini bisa memacu KPK untuk lebih semangat perjuang melawan korupsi. Dia berharap taring KPK lebih tajam lagi ke depannya. (OL-1)

BERITA TERKAIT