12 February 2020, 00:20 WIB

Pengelola GBK Siapkan Trek Alternatif untuk Balapan Formula E


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

DIREKTUR Utama Gelora Bung Karno (GBK) Winarto, mengatakan pihaknya telah menyiapkan trek alternatif untuk menggelar Formula E. Pengelola GBK menyiapkan desain rute balapan jika nantinya Formula E memilih menggunakan kawasan olahraga tersebut.

“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi untuk menjajaki trek yang pas dan ekonomis seperti apa. Mereka datang untuk mencari tempat yang paling memungkinkan,” tutur Winarto, dalam konferensi pers di Stadion Utama GBK, Selasa (11/2).

Dalam denah rute yang diterima Media Indonesia, lintasan akan dimulai dari Plaza Timur Stadion Utama GBK lalu keluar melalui pintu 1 ke jalan Asia Afrika dan kembali masuk ke GBK lewat pintu 5 (depan Hotel Century).

Selanjutnya, rute akan melewatii arah pintu 7 (JCC) dan kembali masuk ke area luar Stadion Utama. Pengelola GBK juga akan membuat zona khusus pit stop di bagian utara Stadion Utama.

Namun, pihak penyelenggara akhirnya kembali memilih Monumen Nasional (Monas) sebagai arena balapan. Meski begitu, Winarto mengaku hanya memberikan opsi dan juga mengakomodasi jikalau GBK dibutuhkan menjadi tuan rumah Formula E.

“Kami memang sudah sampaikan berbagai rute alternatif cari yang paling ekonomis. Jika sudah ada tempat, kita dengan senang hati menerima. Karena yang terpenting ialah ajang Formula E tetap diadakan di Jakarta,” tuturnya.

Komisi Pengawas kembali mengizinkan kawasan Medan Merdeka menjadi lokasi balapan mobil Formula E tahun 2020 dengan sejumlah syarat. Yang pertama, koordinasi dengan pihak-pihak terkait harus berjalan lancar dan pihak penyelenggara harus menjaga kelestarian pohon kawasan tersebut serta harus sesuai dengan UU Cagar Budaya.

Izin mengenai gelaran Formula E di kawasan Monas telah tertera dalam surat Nomor B-3/KPPKKM/02/2020 yang diteken Menteri Sekretaris Negara yang juga Ketua Komisi Pengarah Medan Merdeka, Pratikno. Surat itu ditujukan kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Di sisi lain, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, meminta seluruh pihak terkait untuk bisa menjaga nama negara Indonesia sebagai tuan rumah Formula E dengan cara mematuhi arahan dari Komisi Pengawas.

“Saya kira masih ada waktu untuk dikoordinasikan sehingga semuanya tertata dengan baik pelaksanaannya,” ucap Zainudin. (OL-8)

BERITA TERKAIT