12 February 2020, 08:05 WIB

Bisnis Kantor Luar Negeri Bank Mandiri terus Meningkat


Faustinus Nua | Ekonomi

Kantor luar negeri (KLN) Bank Mandiri terus meningkatkan kontribusi bagi penghasilan perseroan. Sepanjang 2019, Bank Mandiri berhasil mencatatkan laba bersih KLN hingga US$92,62 juta atau sebesar Rp1,3 triliun.

Menurut Direktur Treasury, International Banking & Special Asset Management Bank Mandiri Darmawan Junaidi, perolehan tersebut merupakan kontribusi laba terbesar dalam 5 tahun terakhir dengan rata-rata pertumbuhan per tahun sebesar 25%.

Pendapatan jasa atau Fee Based Income pun naik menjadi US$52,22 juta atau sekitar Rp731 miliar dari US$11,67 juta sejak 2015.

Untuk itu, kata Darmawan, Bank Mandiri ingin memperkuat bisnis kantor luar negeri dengan perluasan target pasar dan optimalisasi jaringan Bank Mandiri Group.

"Jika awalnya target pasar kami membantu pebisnis tanah air ke luar negeri, kini kami menyasar Indonesian Related Global Trading Company, Sindikasi global serta Supply Chain Indonesian Link customers, termasuk memfasilitasi aliran bisnis di negara dimana KLN Mandiri berada," kata Darmawan melalui keterangan resmi, Rabu (12/2).

Saat ini, Bank Mandiri memiliki 7 KLN yakni di Malaysia, Singapura, Timor Leste, Hongkong, Tiongkok, Cayman Island dan UK. Dari aspek risiko, KLN Bank Mandiri mampu menjaga kualitas aset produktif melalui upaya pemberian kredit secara selektif sehingga NPL dapat ditekan dari 1,42% pada 2015 menjadi 0,12% pada 2019 dan meningkatkan sumber pendanaan dari pasar setempat.

Kinerja baik KLN Bank Mandiri dalam lima tahun terakhir, lanjutnya tidak hanya dicapai melalui sinergi strategis dengan perusahaan anak. Namun juga dengan sinergi berbagai unit kerja di kantor pusat maupun di antara KLN itu sendiri.

"Dalam mengeksekusi perluasan pasar ini, kami cukup percaya diri karena memiliki dua perusahaan anak yang cukup kuat di pasar Singapura yaitu Mandiri Securities Singapore dan Mandiri Investment Management Singapore," pungkasnya. (E-3)

BERITA TERKAIT