11 February 2020, 22:37 WIB

Mahfud MD Soal Surat Tapol Papua Veronica Koman: Sampah Saja Itu


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyatakan pemerintah tidak perlu menganggapi serius surat berisi data tahanan politik (tapol) di Papua. Aktivis HAM Veronica Koman mengklaim telah memberikan data tersebut kepada Presiden Joko Widodo saat kunjungan kenegaraan di Australia, baru-baru ini.

"Kalau soal itu saya tahu surat seperti itu banyak. Orang berebutan salaman, kagum, kemudian kasih map, amplop, surat. Jadi tidak ada urusan Koman (Veronica Koman) itu karena surat yang dibawa banyak. Kalau memang ada, sampah saja lah itu," kata Mahfud di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).

Mahfud enggan mengomentari lebih jauh apakah pemberian surat ke Jokowi tersebut merupakan klaim sepihak. Menurutnya, rakyat biasa juga memang banyak mengirim surat kepada Presiden. Ia pun tidak menganggap penting jika benar surat tersebut diberikan ke Presiden.

"Ya mungkin bener aja dia (Veronica Koman) ngirim tapi sama saja dengan surat-surat lain. Kan tiap hari banyak," ujar Mahfud.

Veronica sebelumnya menyebut telah memberikan data tapol Papua dan lokasi penahanannya kepada Jokowi saat berkunjung ke Canberra. Surat berisi data itu diserahkan pada Senin (10/2).

Dokumen itu memuat daftar nama beserta lokasi 57 tahanan politik Papua yang dikenakan pasal makar dan ditahan di tujuh kota di Indonesia. (OL-8)

BERITA TERKAIT