11 February 2020, 22:16 WIB

Sediakan Solusi Bahan Bangunan, Logo Semen Indonesia Menjadi SIG


Faustinus Nua | Ekonomi

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. melakukan pergantian merek menjadi Semen Indonesia Group (SIG) sejalan dengan transformasi perusahaan dari pabrikan semen menjadi penyedia produk dan jasa material bangunan.

Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso mengatakan penggantian logo merupakan bagian dari transformasi perseroan untuk membangun kehidupan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Perseroan fokus mengembangkan inovasi untuk menjawab tantangan yang ada di bidang building material dan memberikan solusi kepada seluruh stakeholder.

"Semen Indonesia kini telah berevolusi, dari perusahaan persemenan, menjadi perusahaan penyedia solusi bahan bangunan. Perseroan ingin menjadi yang terdepan dalam memberikan solusi bahan bangunan yang inovatif, terbaru dan bernilai tambah di kancah Regional," ungkap Hendi dalam sambutan perkenalan logo baru di Jakarta Convention Center, Selasa (11/2).

Hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama Semen Indonesia Soekarwo, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin dan Staf Ahli Kementerian PUPR A. Gani Ghazaly Akman.

Menurut Hendi, solusi yang ditawarkan perseroan tidak hanya untuk memenuhi harapan stakeholder, tapi menjadi pendorong dalam tumbuhnya industri building material yang memperhatikan keberlanjutan. Hal itu dilakukan dengan menerapkan inovasi yang ramah lingkungan.

"Kami mampu menjadi pioner dalam industri building material yang memberdayakan stakeholder dalam menciptakan sustainable living di masa depan. Tidak hanya nilai ekonomi saja yang diutamakan, tapi juga soal lingkungan dan sosial," imbuhnya.

Kepala Departemen Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia, Sigit Wahono menambahkan bahwa transformasi bisnis SIG dilakukan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang semakin berkembang. Selain telah mengembangkan cara beroperasi yang ramah Iingkungan, SIG berkomitmen dalam mengembangkan inovasi baru berbasis teknologi untuk lebih dekat dengan konsumen.

"Selain produk, perseroan mengintegrasikan berbagai layanan terkait dengan kebutuhan pembangunan, seperti kebutuhan akan design oleh arsitek dan builder atau kontraktor dalam platform jaringan yang beberbasis online. Platform ini diharapkan dapat menjadi solusi yang memudahkan stakeholder dalam memenuhi kebutuhan bahan bangunan," kata dia.

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa saat ini perusahaan BUMN dituntut untuk selalu antisipasi dengan perubahan yang cepat. Perusahaan harus beradaptasi terhadap adanya perubahan karena dapat menyebabkan banyak bisnis yang mati dan di satu sisi muncul bisnis yang lain.

"Dari beberapa perusahaan BUMN yang kami perhatikan, Semen Indonesia menjadi perusahaan yang paling baik dalam menghadapi perubahan itu. Kami bangga dengan Semen Indonesia. Ke depan kami berharap produk semen Indonesia menjadi komponen utama yang digunakan dalam membangun perumahan rakyat, gedung megah dan bangunan monumental di Indonesia," pungkasnya.(E-3)

BERITA TERKAIT