11 February 2020, 20:54 WIB

Tahun Ini Sumsel Menargetkan Bebas Karhutla


Dwi Apriani | Nusantara

MESKI belum memasuki musim kemarau, namun upaya antisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan akan digalakkan. Diketahui biasanya musim kemarau masuk pada bulan Maret, karena itu pencanangan antisipasi karhutla dilakukan sejak dini.

Di Kebun Raya Sriwijaya, Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (11/2), Gubernur Sumsel Herman Deru memerintahkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lebih dini mempersiapkan antisipasi dan pencegahan karhutla di Sumsel.

"Tahun ini Sumsel harus bebas karhutla. Saya meminta agar pencanangan antisipasi karhutla atau apel siaga karhutla di Sumsel tidak lagi digelar di Griya Agung. Melainkan di Kebun Raya Sriwijaya," tegas dia.

Sesuai intruksi Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu, setiap kepala daerah harus bisa mengantisipasi dan mencegah terjadinya karhutla di wilayah masing-masing. Termasuk di Sumsel.

"Sumsel akan lebih siap tahun ini menghadapi musim kemarau yang sangat berpotensi terjadinya karhutla," kata dia.

Pada prinsipnya, lanjut Herman Deru, pihaknya juga siap menjalankan apa yang menjadi harapan Presiden RI, mengingat kondisi geografis Sumsel yang memang rawan terjadi karhutla dan bencana alam lainnya.

"Setidaknya kita akan berjuang dan berharap agar di masa mendatang karhutla dan bencana alam lainnya itu dapat kita antisipasi melalui upaya preventif, sehingga korban dampak bencana dan kerugian dapat diminimalisir," tandasnya. (OL-13)

BERITA TERKAIT