11 February 2020, 18:31 WIB

1.407 Rumah di Musi Rawas Terendam Banjir


Dwi Apriani | Nusantara

SEBANYAK 1.407 rumah di empat kecamatan, Kabupaten Musi Rawas (Mura) terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama tiga hari sejak akhir pekan lalu.

Akibatnya, 15.638 warga dari 4.186 keluarga terpaksa menderita kerugian karena harta benda mereka rusak terendam air.

Keempat kecamatan yang dilanda banjir yakni Kecamatan Bulan Tengah Suku( BTS) Ulu Cecar, Kecamatan Muara Lakitan, Kecamatan Muara Kelingi dan Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas.

"Bukan hanya ribuan rumah yang terendam, juga ada 3 jembatan gantung yang alami kerusakan akibat terjangan banjir dan 143 hektar area perkebunan dan satu bangunan SD rusak. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa banjir tersebut," kata Ansori, Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan BPBD Sumsel, Selasa (11/2).

Pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan kabupaten dan kota untuk lakukan upaya penanganan di wilayah tersebut. Bukan hanya itu, juga dilakukan pendataan terhadap jumlah korban yang terdampak bencana.

"Kami juga saat ini sudah memberikan bantuan Gubernur Sumsel seperti logistik dan makanan untuk para korban yang terdampak bencana," kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Musi Rawas, Paisol mengatakan, banjir yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Musi Rawas khususnya di empat kecamatan tidak ada korban jiwa maupun korban hilang akibat meluapnya Sungai Musi.

''Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan korban hilang. Berdasarkan pantauan, kondisi air saat ini disemua wilayah sudah mulai surut, saat ini ketinggian air masih ada yang mencapai lebih kurang 150 cm, bahkan
dibeberapa wilayah sudah kering,'' bebernya.

Untuk sementara kegiatan yang dilakukan Unit Siaga SAR Musi Rawas melakukan koordinasi dan kesiapsiagaan, bersama Unsur SAR Gabungan, Basarnas Pemda, TNI, Polri.

''Kami meminta agar masyarakat waspada. Kita kuatir akan kembali terjadi banjir serupa. Dan jika intensitas hujan lebat, ketinggian banjir akan melebihi dari saat ini," paparnya. (OL-2)

 

 

BERITA TERKAIT