11 February 2020, 17:05 WIB

Saat Cegukan Tidak Teratasi dengan Minum


Fetry Wuryasti | Weekend

CEGUKAN sering dialami orang-orang selama antara 2 menit hingga 48 jam. Meski jinak, namun masalah ini cukup mengganggu karena kadang terjadi di waktu dan tempat yang tidak tepat. Pemicu cegukan berbeda untuk setiap orang yang mengalaminya. Itu sebabnya mereka tampak begitu acak.

Pengobatan kuno selama ini antara lain dengan menahan nafas, meminum segelas air dingin, hingga meminta orang lain mengagetkan Anda. Sebagian besar kasus cegukan juga akan hilang dengan sendirinya, dalam periode waktu yang wajar tanpa ada intervensi. Namun ada pula cegukan yang berlangsung lama, bahkan berminggu-minggu.

"Alasan di balik cegukan adalah salah satu yang tidak diketahui di dunia kesehatan. Mekanisme ini pengobatan kuno itu mungkin upaya untuk mengatur ulang refleks cegukan atau mengubah pola pernapasan kita," kata Michael Richardson, penyedia layanan primer dan direktur kantor di One Medical.

Akupunktur, dan bahkan mungkin seks diklaim sebagai obat alami untuk mengatasi cegukan. “Satu studi kasus melaporkan bahwa seks adalah obat untuk cegukan dari seorang pria, tetapi saya mengatakan bahwa ini bekerja untuk orang lain," kata Richardson.

Jika Anda memiliki cegukan selama lebih dari 48 jam, Anda mungkin perlu memeriksa dengan dokter. Menurut dokter perawatan primer yang berbasis di Beverly Hills, Ehsan Ali, mengatakan beberapa penyebab cegukan yang lebih berbahaya dapat meliputi refluks asam, masalah pada lambung, hingga kelainan elektrolit.

"Mereka juga bisa menjadi efek samping dari pengobatan. Dan dalam kasus yang jarang terjadi, mereka merupakan gejala penyakit yang lebih parah. Cegukan biasa, biasanya tidak menyakitkan," kata Ali. (M-1)

BERITA TERKAIT