11 February 2020, 14:46 WIB

Seniman Inggris ini Ubah Limbah Permen Karet jadi Karya Seni


adiyanto | Weekend

BERBARING di jembatan yang membentang di Sungai Thames, London, Ben Wilson menyelesaikan kreasi terbarunya sebuah lukisan miniatur tentang permen karet, menempel pada struktur baja.

Pria Inggris berusia 57 tahun itu telah melakukan tur ke ibu kota Inggris selama 15 tahun terakhir, memahat dan mengecat sisa permen karet yang dibuang oleh orang yang lewat.

Tapi itu bukan hanya hobi yang eksentrik. Wilson menganggap karyanya sebagai "sebuah bentuk seni" serta daur ulang.

"Saya mengubah sampah dan menjadikannya sebagai bentuk seni, jadi itu bentuk daur ulang," katanya kepada AFP.

"Saya berusaha mengubahnya semoga menjadi sesuatu yang positif," tambah Wilson.

Karya-karyanya yang penuh warna, hampir tidak lebih besar dari koin kecil, dapat ditemukan di sepanjang jembatan penyeberangan dan di daerah sekitarnya.

Banyak yang merupakan representasi miniatur dari katedral terkenal di dekat situ, sementara yang lain tampak jelas, hampir seperti psikedelik, bahkan sering ditandatangani dan diberi tanggal.

Wilson yang berasal dari London utara awalnya hobi mengukir kayu, sebelum beralih sebagai seniman permen karet.

Wilson akan melihat permen karet yang menempel di tangga, jalan, dan bagian lain dari lanskap kota. Lalu, dia segera mengelurakan peralatannya, sebuah selimut tua bernoda cat sebagai alas duduk, botol-botol cat dan pernis akrilik, pembakar untuk melelehkan permen kareta dan tentu saja, kuas.

Dia selalu berhati-hati untuk menghindari melukis di tempat umum seperti jembatan atau permukaan lain, takut dituduh merusak oleh pihak berwenang.

Kata dia, orang yang membuang permen karet sembarangan justru adalah kriminal. "Sangat menyedihkan dampak yang ditimbulkan manusia terhadap lingkungan mereka." (M-1)

 

BERITA TERKAIT