11 February 2020, 08:05 WIB

Winta Turut Selamatkan Gajah Liar dengan Jepretan Kamera


mediaindonesia.com | Nusantara

UNGKAPAN yang berbunyi ' One Picture is Worth a Thousand Words' benar-benar dialami Winta Wahyu Widada. Winta adalah istri dari Kapolda Gorontalo, Brigjen Polisi Drs Wahyu Widada ini, mempunyai hobi memotret dan mengabadikan pemandangan yang indah dengan kameranya.

Berkat keahlian membidik obyek dengan kamera, Winta mengaku diapresiasi jika foto hasil jepretannya bisa dinikmati banyak orang. Lebih senang lagi jika hasil fotonya dapat mengubah satu keadaan menjadi lebih baik.

Karena merasa prihatin terhadap gajah yang berada di wilayah Riau akibat terdampak kebakaran, Winta bersama Rarindra Perkasa, teman sesama fotografer secara khusus memfoto gajah yang berada di lokasi kebakaran.

Untuk bisa mengabadikan gajah itu, Winta harus terjun langsung ke desa terpencil yang bernama Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Taman Nasional Tesso Nilo, Kabupaten Siak Hulu, Riau dan hutan-hutan terpencil tempat pelatihan dan perlindungan gajah-gajah di Riau.  

Menurut Winta, untuk mengeksplorasi keindahan alam, salah satu caranya dengan mengabadikannya kemudian membagikan ke teman-temannya. "Dengan membagikan hasil bidikan kameranya juga menjadi bagian dari kebahagiaa bagi saya," tuturnya.

Tanpa disangka, hobi yang sekaligus rasa cintanya kepada alam, ternyata membawa kebaikan bagi gajah dan masyarakat khususnya di Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau.

Berkat kiprahnya tersebut, Ketua Adat Desa Buluh Cina memberikan Penghargaan  adat dari Ninik Mamak Desa Buluh Cina, dan Winta diangkat sebagai Warga Kehormatan Desa Buluh Cina, Kabupaten Kampar, Riau.

Berkat jasanya, Desa Buluh Cina telah berubah menjadi lokasi Wisata Desa. Acara pemberian penghargaan dilakukan di malam perpisahan saat suaminya pindah dari Riau ke Gorontalo, November silam.

"Saya berharap usahanya untuk melestarikan hutan dan satwa melalui jepretan foto hasil karyanya menjadi tidak sia-sia," ucap Winta. (OL-09)

BERITA TERKAIT