11 February 2020, 03:00 WIB

Riza Pahlevi Tetap Jabat Dirut Timah Tbk


Van/Ant/E-1 | Ekonomi

M Riza Pahlevi Tabrani kembali terpilih sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk sebagai BUMN yang bergerak dalam usaha ­pertambangan timah.

Hal itu diputuskan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Jakarta, kemarin.

Selain M Riza Pahlevi Tabrani, pemegang saham juga menetapkan lima direksi lain yang akan menjalankan operasional PT Timah. Kelima direksi itu ialah Wibisono (Direktur Keuangan), Agung Pratama Direktur (Operasi dan Produksi), Alwin Albar (Direktur Pengembangan Usaha), Purwoko (Direktur Niaga), dan Muhammad Rizki (Direktur SDM).

Pemegang saham juga memilih lima komisaris, yakni M Alfan Baharuddin (Komisaris Utama), serta Satriya Hari Prasetya, Rustam Effendi, Rudy Suhendar, dan Bambang Sunarwibowo.

Seusai RUPSLB, mantan Komisaris Utama PT Timah Fachry Ali mengharap direksi yang baru dapat membawa PT Timah menjadi lebih berkembang.

Fachry Ali juga mengharapkan para komisaris lebih cerewet dalam memberikan masukan kepada jajaran direksi dalam menjalankan usahanya.

Secara khusus, harapan itu disampaikan Fachry Ali kepada Rustam Effendi yang merupakan mantan Gubernur Bangka Belitung.

Ketika ditemui seusai RUPSLB, Dirut Timah  Riza Pahlevi  mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang menjajaki ekspansi ke Afrika. Nigeria dan Tanzania merupakan dua negara yang paling prospektif untuk dimasuki.

“Afrika lagi dua negara yang kita jajaki. Kalau yang satu  sudah semacam izin amdal kalau di Indonesia. Itu di Nigeria,” ungkapnya.

Dijelaskannya perusahaan sudah mengirim tim untuk menyelesaikan semua izin di negara tersebut. PT Timah pun menargetkan bisa mulai beroperasi pada akhir 2021 nanti.

Terkait permintaan Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) agar mendapatkan jatah saham 10%, Riza mengatakan bahwa hal itu merupakan kewenangan dari pemegang saham.

“Saya pikir kami serahkan pada pemegang saham, pemerintah. Pada prinsipnya direksi PT Timah selalu mengikuti keputusan pemegang saham,” ujarnya. (Van/Ant/E-1)

BERITA TERKAIT