10 February 2020, 20:55 WIB

La Nyalla Titip Perkuat Pendidikan Akhlak dan Budi Pekerti


Mediaindonesia.com | Nusantara

KETUA DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta civitas akademika Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember untuk memperkuat pendidikan akhlak dan budi pekerti, sebagai salah satu kualifikasi yang dibutuhkan untuk mewujudkan program nasional menuju SDM Unggul, Indonesia Maju.

Demikian disampaikan La Nyalla saat mengisi orasi ilmiah dalam acara pengukuhan Prof. Dr. Drs. Abdul Muis Tabrani, MM sebagai Guru Besar bidang Ilmu Pendidikan, di Aula IAIN Jember, Senin (10/2).

"Saya ucapkan selamat kepada Prof. Abdul Muis Tabrani, semoga pengukuhan ini memberi manfaat bagi bangsa dan negara,” ujar La Nyalla.

Dalam orasinya, La Nyalla mengaku tema SDM Unggul, Indonesia Maju adalah sangat tepat. Mengingat tema tersebut adalah program nasional yang dicanangkan pemerintah saat ini. “Oleh karena itu, dalam orasi saya kali ini, saya akan mengutip beberapa pokok pikiran Presiden Jokowi dalam mewujudkan program tersebut,” urainya.

Dikatakan, untuk tingkat pendidikan tinggi, bangsa Indonesia harus berani mencanangkan target tinggi. Ia mendorong lulusan pendidikan tinggi Indonesia bisa kompetitif di tingkat regional dan global. “SDM kita harus kompetitif dalam karakter. Yaitu pekerja keras, jujur, kolaboratif, solutif dan entrepreneurship, tetapi juga berakhlak dan berbudi luhur,” tandasnya.
 
Selain itu, sambungnya, SDM bangsa harus kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan menguasai the emerging skills. Untuk mengisi the emerging jobs, dan inovatif serta mampu membangun the emerging business. “Kita butuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang membuat kita bisa melompat dan mendahului bangsa lain,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Rektor IAIN Jember Babun Suharto dalam sambutannya mengaku sangat berharap DPD RI dapat membantu percepatan lahirnya Perpres tentang perubahan status IAIN Jember menjadi Universitas Islam Negeri.

“Kami sekarang tinggal menunggu Perpres, untuk itu kami sangat berharap, DPD RI, khususnya melalui kehadiran Ketua DPD ke sini, dapat membantu kami,” ungkapnya.
 
Kelak setelah berubah status menjadi UIN, universitas itu akan menjadi UIN Achmad Siddiq, Jember. Achmad merupakan salah satu pendiri IAIN Jember.

“Kementerian Agama RI alhamdulillah sudah setuju,” tandas Babun didampingi Warek I Miftah Arifin, Warek II  Moch. Chotib, Warek III Titiek Rohana Hidayati. (RO/OL-8)

BERITA TERKAIT