10 February 2020, 20:29 WIB

CdM Olimpiade Serahkan Pada KOi Soal Anggaran Kontingen


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga

KETUA Kontingen (chief de Mission/CdM) Indonesia di olimpiade Tokyo 2020, Rosan Perkasa Roeslane mengaku menyerahkan sepenuhnya kebutuhan anggaran kontingen Indonesia di multiajang terbesar di dunia itu pada Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

“Kita sudah ketemu KOI beberapa kali, jadi kita sekarang tinggal kasih tahu kebutuhannya apa saja, jadi anggaran yang bikin KOI,” ujar Rosan, Senin (10/2).

Sejumlah kebutuhan kontingen Indonesia yang telah ia berikan kepada KOI antara lain, terkait tiket pesawat dan kamar hotel yang dibutuhkan selama penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 pada 24 Juli-9 Agustus mendatang.

Rosan menegaskan akan terus berkoordinasi dengan induk cabang olahraga (cabor) yang kini sedang memperebutkan tiket ke Tokyo. Sejauh ini, baru lima cabor, yakni bulu tangkis, angkat besi, menembak, atletik, dan panahan yang pasti mengirimkan atletnya ke Tokyo.

Baca juga : PB ISSI Siapkan Atlet Muda untuk Olimpiade 2032

“Kita terus memantau, karena banyaknya cabor terukur di Olimpiade ini. Jadi kami terus memantau untuk mengetahui seberapa besar kans kita dapat medali baik emas, perak dan perunggu. Untuk itu kita berkordinasi terus dengan para cabor,” ujar Rosan.

Dalam waktu dekat, Rosan direncanakan bertolak ke Jepang untuk mengikuti pertemuan Ketua Kontingen (CdM) Olimpiade yang agendanya membahas perkembangan persiapan, sekaligus upaya otoritas Jepang menangkal wabah virus korona (2019-nCoV) saat Olimpiade berlangsung.

“Terkait wabah korona juga akan dibicarakan di meeting, nanti antisipasinya seperti apa, jadi, itu juga menjadi alasan diadakannya pertemuan dengan kita,” ucapnya.

Di sisi lain, tim CdM tengah mendesain seragam untuk para atlet Indonesia.

“Kita tetap ada unsur Indonesianya dan menimbulkan optimisme dan semangat dalam desainnya,” ucapnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT