10 February 2020, 15:50 WIB

Pembangunan Terowongan Istiqlal Sebagai Perlambang Kerukunan


Indriyani Astuti | Politik dan Hukum

WAKIL Presiden (Wapres) Republik Indonesia Ma'ruf Amin merespons positif renovasi Masjid Istiqlal rencananya akan meliputi pembangunan terowongan bawah tanah yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Kathedral.

Lokasi masjid terbesar se-Asia Tenggara itu berada di Jalan Taman Wijaya Kusuma, Juanda, Jakarta Pusat, arah timur laut dari Lapangan Merdeka dan di seberang Gereja Katolik Katedral. Meski demikian, Wapres ingin agar kerukunan antarumat bergama bukan sekadar simbolis tetapi juga melalui narasi dan keyakinan (teologi).

"Saya kira bagus aja, itu hanya lambang dengan adanya kerukunan dan silaturahim," tutur Wapres seusai menghadiri Musyawarah Nasional ke-17 Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) di Karawang, Jawa Barat, hari ini.

Disampaikan Wapres bahwa dalam menjalin kerukunan dan hubungan baik (silaturahmi) antarumat beragama, hal yang lebih penting ialah membangun narasi baik antarsesama. Bukan sebaliknya narasi yang dapat memicu konflik. Selain itu, menurutnya penganut agama harus menggaungkan nilai-nilai kerukunan dan toleransi.

Rencana pembangunan terowongan antara Masjid Istiqlal dan Gereja Kathedral sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo. Presiden menyampaikan persetujuannya seusai meninjau progres renovasi di kawasan Masjid Istiqlal pada Jumat (7/2).

Renovasi tersebut mencangkup perbaikan kamar mandi dan fasilitas wudhu, pemasangan Closed Circuit Television (CCTV), pergantian karpet dan lain-lain. Proses perbaikan Masjid Istiqlal telah dimulai sejak 6 Mei 2019 dan ditargetkan selesai pada April 2020. (OL-4)

BERITA TERKAIT