10 February 2020, 16:00 WIB

Formula E Jakarta Dianggap Hamburkan Uang Rakyat


Ilham Ananditya | Megapolitan

WACANA Formula E yang akan digelar di ibu kota Indonesia pada 2020 dinilai hanya akan menghamburkan anggaran APBD saja. Ketua Komisi D, sekaligus anggota Fraksi PDI Perjuangan, Ida Mahmudah, berpendapat mengenai pertimbangan landmark atau ikon Monas jika dilihat dari segi ekonomi sangat kecil dampaknya.

"Adanya (kajian) Formula E mendongkrak wisatawan asing ke kita, (dampaknya) kecil banget. Dari segi ekonomi mendongkrak juga sangat kecil tidak imbang dengan pengeluaran yang dikeluarkan oleh APBD. Ya, kalau bisa jangan lah hambur-hambur uang." tutur Ida Mahmudah ketika dihubungi oleh Media Indonesia, Senin (10/2).

Baca juga: Penembakan Rutan Cipinang, Pelaku Diduga Gunakan Senapan Angin

Dirinya juga berharap, Gubernur Pemprov DKI Jakarta, Anies Baswedan, lebih bijak dan bisa mempertimbangkan ulang terkait rencana gelaran Formula E di Jakarta tersebut.

"Kalau saya sebagai anggota dewan ditanya, lebih baik jangan ada deh Formula E. Hambur- hamburin duit dan efek bagusnya tidak ada. Pemda DKI pertimbangkan ulang kalau memang Formula E itu di Jakarta. Saya berharap Pak Gubernur mempertimbangkan ulang, karena memang tidak memadai situasinya." tambah Ida.

Adapun, commitment fee yang harus dibayar jika pagelaran Formula E jadi diadakan harus dibayar dalam jangka waktu setidaknya 5 tahun. Ida juga menyetujui pendapat Fraksi PSI apabila anggaran Formula E dialihkan untuk penanganan banjir,

"Commitment fee-nya itu 5 tahun loh. Jadi saya bilang lebih baik tidak ada. Tergantung kita mau atau tidak, saya pikir harusnya bisa. Jadi tergantung kemauannya mau memindahkan (anggaran) atau tidak," tutup Ida. (OL-6)

BERITA TERKAIT