10 February 2020, 14:45 WIB

Pemkab Klaten Salurkan Bantuan Program Sembako


Djoko Sardjono | Nusantara

PROGRAM bantuan pangan nontunai (BPNT) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berubah menjadi bantuan sosial pangan program sembako pada 2020. Sementara, penyaluran bantuan program sembako untuk keluarga penerima manfaat (KPM) itu baru mulai dilaksanakan bulan ini.

Transformasi bantuan sosial pangan program BPNT menjadi program sembako merupakan kebijakan Kementerian Sosial RI. Tujuannya untuk penguatan perlindungan sosial dan meningkatkan efektivitas program bantuan sosial pangan kepada keluarga miskin.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Klaten, Moch Nasir, mengatakan pergantian program BPNT menjadi program sembako telah disosialisasikan kepada 
distributor, agen, tenaga pendamping dan KPM.

Dalam sosialisasi program sembako, disebutkan indeks bantuan naik dari sebelumnya Rp110.000 menjadi Rp150.000 per KPM per bulan. Jenis bahan pangan yang dibeli dalam program sembako pun tak hanya beras dan telur tetapi ditambah komoditas kacang hijau.

Baca juga: Program BPNT Diklaim Bisa Turunkan Angka Kemiskinan

Bantuan sosial pangan program BPN yang diterima KPM selama ini hanya berupa beras sebanyak sembilan kilogram dan telur tujuh butir. Sedangkan program sembako meliputi beras 10 kilogram, telur ayam 12 butir dan satu kilogram kacang hijau.

"Maksud dan tujuan penaikan indeks bantuan pangan program sembako selain penambahan komoditas kacang hijau, adalah untuk perbaikan gizi KPM," ujar Moch Nasir saat ditemui Media Indonesia di kantor Pemkab Klaten, Senin (10/2).

Adapun jumlah penerima bantuan sosial pangan program sembako berdasarkan data terakhir Dinas Sosial P3AKB Klaten, yaitu sekitar 111.600 KPM. Data KPM program sembako ini tiap tiga bulan diverifikasi sehingga jumlahnya bisa berubah, bertambah atau turun.

"Untuk penyaluran bantuan sosial pangan program sembako 2020 di Klaten, direalisasikan pada bulan ini. Dengan demikian, KPM akan menerima dua kali pencairan bantuan program sembako, yaitu untuk Januari dan Februari," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT