10 February 2020, 10:30 WIB

Serangan Rezim Suriah Tewaskan 17 Warga Sipil


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

SERANGAN mematikan yang dilakukan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad, Minggu (9/2),  menewaskan sedikitnya 17 orang. Organisasi bantuan sipil White Helmets mengatakan area di dekat pusat kota dan Desa Idlib menjadi sasaran.

Laporan terpisah mengatakan korban yang tewas oleh serangan rezim Suriah termasuk sembilan di Desa Kar Nuran di Provinsi Aleppo barat daya, dekat bentangan terakhir jalan tol M5 yang masih dikuasai pemberontak.

Serangan udara Suriah dengan bom barel juga menewaskan empat warga sipil di Distrik Atareb di timur Aleppo, sementara yang lain tewas dalam tembakan artileri di dekat kota Jisr Al-Shughur.

Warga sipil terakhir tewas dalam serangan udara rezim di Desa Ketian di Idlib selatan, menurut kelompok pemantau perang Syrian Observatory for Human Rights.

Sejak Desember, pasukan pemerintah yang didukung Rusia telah melakukan serangan berat terhadap Idlib, benteng oposisi utama terakhir Suriah, merebut kembali kota demi kota.

Baca juga: Dua Tentara AS Tewas Diserang Tentara Afghanistan

Eskalasi militer telah menewaskan lebih dari 300 warga sipil dan mendorong sekitar 586.000 melarikan diri ke tempat yang relatif aman di dekat perbatasan Turki.

Sekitar 3 juta orang kini terjebak di wilayah Idlib, sekitar setengahnya telah melarikan diri ke bagian lain negara itu.

PBB dan kelompok-kelompok bantuan telah mengeluarkan seruan untuk mengakhiri baku tembak di wilayah Idlib, memperingatkan eksodus berisiko menciptakan salah satu bencana kemanusiaan terburuk dari perang hampir sembilan tahun.

Rezim Suriah dan sekutu mereka, Rusia, melancarkan serangan sengit selama berminggu-minggu untuk menguasai kembali jalan tol M5 yang menghubungkan Aleppo, yang dulu merupakan pusat ekonomi Suriah, ke Damaskus dan perbatasan Yordania.

Sebagian jalan raya di barat daya kota Aleppo itu masih berada di bawah kendali pemberontak dan jihadis yang mendominasi wilayah yang menyusut. (AFP/AA/OL-1)

BERITA TERKAIT