09 February 2020, 10:00 WIB

Lasik Bikin Pamela Bowie kini tak Lagi Pakai Kacamata


mediaindonesia.com | Hiburan

ARTIS Pamela Bowie kaget sekaligus senang setelah menjalani prosedur LASIK di KMN EyeCare Jakarta Selatan pada 17 September 2019. Kini dia tak perlu lagi merasa pusing akibat terlalu lama memakai kacamata atau lensa kontak (soft lens).

Pamela, 26 tahun, sebelumnya selalu mengenakan kacamata dan lensa kontak secara bergantian karena matanya minus dan silinder. Bahkan minusnya mencapai 4-5, sementara silindernya 4. Bila tanpa kacamata, dia tak bisa melihat dengan jelas.

Kondisi itu memaksanya menggunakan kacamata atau soft lens setiap hari, terutama ketika berakting di depan kamera. Namun Pamela mengaku tak lagi merasa nyaman harus berkacamata ataupun mengenakan soft lens.

Karir Pamela sebagai pelaku seni peran di depan kamera tentu membutuhkan penampilan prima, termasuk dalam hal penglihatan. Karena itulah dia akhirnya memilih opsi Lasik atau Laser in Situ Keratomileusis di KMN EyeCare Jakarta Selatan. 

KMN EyeCare menghadirkan fasilitas yang sangat lengkap dengan teknologi terdepan untuk menangani gangguan mata secara komprehensif. Dokter-dokter di KMN EyeCare pun telah menjalani fellowship di luar negeri pada bidang subspesialisasi masing-masing demi memberikan layanan optimal bagi pasien.

Baca juga : Akurat, Aman dan Nyaman dengan CoZi-LASIK

Pamela mengatakan KMN EyeCare menjadi pilihannya karena mengetahui pengalaman rekanrekannya sesama artis, seperti Kevin Julio dan Yuki Kato. Mereka juga pernah menjalani Lasik di KMN EyeCare untuk mengatasi masalah mata yang serupa dengan yang dialami Pamela.

“Teman-teman aku banyak yang Lasik di sini juga, jadi aku percaya dengan KMN EyeCare,” tuturnya dalam keterangan tertulis.

Lasik adalah prosedur yang menggunakan laser pada kornea untuk memperbaiki penglihatan. Prosedur ini bertujuan mengembalikan fungsi kornea agar cahaya jatuh tepat di retina sehingga gangguan refraksi yang menyebabkan rabun bisa teratasi.

Pamela memulai prosedur Lasik pada 16 September 2019. Pada hari itu, dia menjalani pemeriksaan awal selama beberapa jam untuk memastikan bahwa ia bisa menjadi kandidat pasien Lasik.

Pemeriksaan sebelum Lasik di KMN EyeCare dilakukan secara detail dan bertahap agar operasi selanjutnya berjalan lancar.

“Pemeriksaannya detail banget, sekitar 2-3 jam, lalu ketemu dokternya untuk mengetahui hasilnya,” ucap Pamela.

Dokter yang menangani Pamela adalah Rini Hersetyati yang memiliki keahlian selain Lasik dan Katarak, juga medical retina. Saat bertemu dengan Rini hari itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Pamela dinyatakan bisa menjalani Lasik keesokan harinya.

Pada 17 September 2019, Pamela kembali datang ke KMN EyeCare untuk tindakan Lasik. Dia mengaku merasa deg-degan sebelum masuk ke ruang LASIK. Namun dia berusaha relaks. Staf dan dokter pun membantu meredakan ketegangan dengan mengajak bercanda.

“Sebelumnya sudah dikasih tahu jangan tegang, karena nanti akan berpengaruh pada saat tindakannya,” ujar Pamela.

Tindakan prosedur Lasik terhadap Pamela hanya berlangsung sekitar 20 menit. Begitu semua tahap selesai, dia mengaku sangat terkejut mengetahui perubahan drastis pada penglihatannya.

Baca juga : Bedah Lasik Makin Diminati

“Aku terkejut banget, langsung bisa melihat jelas jam berapa saat itu. Happy banget!” kata Pamela.

Pamela mengaku puas atas pelayanan Lasik di KMN EyeCare. Alasannya, dia selaku pasien dibuat senyaman mungkin di sana, dari mulai pendaftaran hingga prosedur LASIK selesai.  

“Begitu pasien masuk itu di-treat senyaman mungkin. Perawatnya juga ramah-ramah banget. Aku merasa comfort banget karena dokternya ngejelasin secara detail, diajak ngobrol benerbener nyaman gitu,” ujarnya.

Menurut Pamela, pelayanan yang membuat pasien bisa merasa relaks dari KMN EyeCare tersebut sangat penting. Demikian pula hasil dari Lasik yang ia rasakan manfaatnya kini.

“Besoknya udah bisa pergi ke mal tanpa perlu pusing-pusing cari kacamata,” tutur Pamela. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT