09 February 2020, 19:35 WIB

BTN Geber Inovasi KPR demi Gaet Milenial


Faustinus Nua | Ekonomi

BANK Tabungan Negara (BTN) tak hanya konsisten mendukung program pemerintah untuk menyediakan hunian sejuta rumah bagi masyarakat. Perseroan juga mengaku bakal memperkuat inovasi kredit pemilikan rumah (KPR) untuk kalangan milenial.

"BTN sudah menyikapinya dengan menyiapkan model bisnis untuk menjawab tantangan pasar KPR. Kami harus lebih memperkuat porsi KPR nonsubsidi dari kalangan milenial dengan inovasi produk layanan perbankan berbasis digital," ungkap Direktur Utama BTN Pahala N Mansury, dalam acara HUT BTN, di Jakarta, Minggu (9/2).

Pahala optimistis, BTN masih dapat menangkap peluang di segmen itu karena tingginya permintaan. Selain itu juga didukung maraknya sentra pertumbuhan ekonomi baru akibat pembangunan infrastruktur, perkembangan tempat wisata dan akan dibangunnya ibukota baru.

"Kami tetap konsisten menggarap sektor perumahan yang memiliki multiplier effect untuk 170 industri dengan rajin berinovasi mengembangkan produk KPR yang sesuai dengan kebutuhan generasi masa kini. Tapi kami juga proaktif meracik skema KPR untuk memfasilitasi masyarakat berpenghasilan rendah," imbuhnya.

BTN, lanjutnya, memiliki 5 strategi meliputi penerapan budaya perusahaan secara konsisten, peningkatan produktivitas, kualitas portofolio kredit yang sehat serta bisnis model yang kuat atas dasar penerapan risk management, digitalisasi dan otomasi.

"Fokus kita juga adalah memiliki basis dana atau funding yang kuat, partnership atau kemitraan khususnya dengan ekosistem di sektor perumahan sehingga dapat mempermudah, mempercepat pertumbuhan Bank BTN," tegas Pahala.

Tercatat BTN saat ini telah menguasai pangsa pasar KPR subsidi di Indonesia lebih dari 90% (data per Desember 2019). Adapun untuk KPR secara nasional BTN menguasai lebih dari 40% (data per September 2019).

Selama 70 tahun, bank yang sebelumnya bernama Postpaarbank itu melaksanakan fungsi intermediasi dengan merealisasikan pembiayaan kredit sekitar Rp595,2 triliun yang didominasi oleh kredit perumahan dan kredit pendukung perumahan.

Kredit tersebut mengalir kepada hampir 5 juta lebih keluarga di Indonesia dari semua segmen, baik segmen MBR hingga generasi milenial masa kini. (X-12)

BERITA TERKAIT