09 February 2020, 14:30 WIB

Sampah Disebut bukan Penyebab Banjir Underpass Kemayoran


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

DINAS Lingkungan Hidup (LH) Jakarta menampik sampah menjadi penyebab utama sulitnya dilakukan penyedotan air di Underpass Kemayoran yang berada di dekat Mahatma Gandhi School, Jakarta Pusat. Underpass tersebut kerap dilanda banjir apabila hujan deras mengguyur Ibu kota.

"Bukan jadi penyebab dominannya (sampah), lokasi itu kan memang rendah dan bercekung," ujar Humas Dinas LH DKI Jakarta Yogi Ikhwan saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (9/2).

Menurut Yogi, pihaknya sudah membersihkan dan mengangkut sampah di Underpass Kemayoran tersebut. Jumlah yang diangkut pun tidak banyak. Sampah tersebut juga, katanya, dari bawaan banjir.

"Kita sudah turun membersihkannya. Sampah di sini enggak banyak. Hanya penanganan sampah biasa saja," kata Yogi.

Baca juga: 13 RW di Ibu Kota Masih Terendam Banjir

Pada Sabtu (8/2), Underpass Kemayoran digenangi air kembali dengan ketinggian air mencapai 5-6 meter.

Sebelumnya, Jumat (24/1), banjir juga telah memutuskan akses jalan di underpass Kemayoran tersebut

Sebelumnya, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Juaini Yusuf menyebut struktur bangunan Underpass Kemayoran harus ditinjau ulang secara menyeluruh. Pasalnya, tempat itu merupakan landasan pesawat terbang.

Dibangun pemerintah pusat pada 1991 dan masuk dalam runaway Bandara Kemayoran pada saat itu, jalan itu kemudian menjadi underpass saat bandara ditutup.

Penyedotan air tersebut menggunakan pompa berjalan atau mobile milik Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Pusat dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan. (OL-1)

BERITA TERKAIT