09 February 2020, 11:56 WIB

Ini Syarat Terwujudnya Good Journalism di Indonesia


Theofilus Ifan Sucipto | Humaniora

HASIL konvensi media massa nasional di Hari Pers Nasional (HPN) 2020 mengungkapkan ada keinginan membangun ekosistem jurnalistik yang baik (good journalism) di Indonesia. Namun, ada beberapa syarat untuk mewujudkan hal tersebut.

"Pertama, kompetensi dari para wartawan," kata Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu (9/2).

Nuh menyebut kompetensi sangat penting guna menunjang kinerja wartawan. Tanpa kompetensi, kata dia, berita wartawan dikhawatirkan melenceng dari fakta.

Baca juga: Dukungan terhadap Pers Pengaruhi Demokrasi Bangsa

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu berharap Indonesia bisa menelurkan wartawan spesialis. Nuh yakin kehadiran wartawan spesialis mempertajam marwah jurnalistik.

"Tidak hanya berita deskriptif tapi analisis dan memberi pikiran cerdas," tutur Nuh.

Sedangkan syarat kedua adalah memastikan keamanan profesi wartawan. Menurut Nuh, wartawan sulit menghasilkan berita ciamik jika keselamatannya terancam.

"Perlindungan wartawan melaksanakan tugas jurnalismenya mutlak harus dilindungi," tegasnya.

Nuh menambahkan syarat selanjutnya adalah kesejahteraan wartawan. Dia mengatakan wartawan tidak bakal maksimal bekerja jika selalu berkutat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Meski pun top meliput dan dijaga tapi kalau tidak sejahtera bagaimana ceritanya meliput? Tiga hal ini yang terus menerus kita bangun," tutur Nuh. (OL-1)

BERITA TERKAIT