09 February 2020, 10:15 WIB

Korban Tewas Penembakan di Thailand Jadi 21 Orang


Antara | Internasional

ANGGOTA pasukan keamanan Thailand tewas pada Minggu (9/20 dini hari dalam serangan di pusat perbelanjaan saat berupaya menghentikan amukan seorang tentara. Anggota pasukan keamanan itu menambah jumlah korban tewas penembakan di 'Negeri Siam' itu menjadi 21 orang.

Dua anggota pasukan lainnya terluka dalam serangan tersebut, ungkap Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul kepada wartawan, saat ledakan dan penembakan susulan bergema dari pusat perbelanjaan Terminal 21 di Kota Nakhon Ratchasima.

Gambar video memperlihatkan satu korban dibawa ke ambulans. Sementara yang lainnya terhuyung-huyung keluar dari bangunan tersebut ketika ia dibantu ke tandu.

Baca juga: Tentara Thailand yang Tembak Mati 12 Orang Masih Buron

Penembakan bermula pada Sabtu (8/2) malam ketika tentara itu menembaki sebuah rumah sebelum bergeser ke pangkalan militer dan kemudian ke pusat perbelanjaan di Nakhon Ratchasima, yang berada 250 km dari ibu kota Bangkok.

"Kami tidak tahu mengapa pelaku melakukan ini. Tampaknya ia gila," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Kongcheep Tantrawanit.

Pasukan keamanan Thailand lantas mendatangi mal tersebut pada Sabtu (8/2) guna menyelamatkan ratusan orang yang terjebak di dalam mal. Tidak diketahui pasti jumlah pengunjung atau pun pegawai toko yang masih berada di dalam, kata Kongcheep.

Polisi mengidentifikasi tersangka bernama Jakrapanth Thomma. Sebelum aksi brutalnya itu, ia sempat mengunggah tulisan, "Kematian tidak dapat dihindari semua orang" di akun Facebook miliknya dan kemudian bertanya, "Haruskah saya menyerah?"

Facebook menyebutkan pihaknya akan menghapus akun si pelaku.

"Tidak ada ruang di Facebook untuk orang-orang yang melakukan tindakan keji semacam ini. Kami juga tidak mengizinkan orang-orang memuji atau mendukung serangan ini," kata perwakilan Facebook melalui pernyataan.

Penembakan langka terjadi di negara Asia Tenggara itu kecuali di wilayah selatan, lokasi pertempuran selama puluhan tahun.

Nakhon Ratchasima merupakan kota terbesar di timur laut Thailand, daerah pertanian padi sekaligus salah satu wilayah termiskin di negara berpenduduk 69 juta tersebut. (OL-1)

BERITA TERKAIT