09 February 2020, 06:40 WIB

Anies Perintahkan Revitalisasi Monas Dikebut


(Ins/Put/J-1) | Megapolitan

KOMISI Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka yang diketuai Menteri Sekretariat Negara telah merestui Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melanjutkan revitalisasi di kawasan Monas.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memerintahkan anak buahnya untuk mengebut penuntasan proyek tersebut.

Anies pun menyerahkan proyek revitalisasi Monas itu ke pihak kontraktor untuk mengebut pengerjaan. Ia juga mengatakan bahwa desain proyek itu sama antara arsitektur pemenang revitalisasi Monas dan yang dikerjakan kontraktor.

"Itu urusan kontraktor, tetapi (desainya) kurang lebih sama," kata Anies di Jakarta, kemarin.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah meminta pengerjaan proyek itu dikebut dan dikerjakan maksimal.

"Sehari ada 24 jam dibagi tiga jadi satu sif delapan jam. Jadi, kami melalui Dinas Citata (Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan) agar menyampaikan kepada kontraktor untuk menggunakan segala waktu yang ada ini sebaik-baiknya," kata Saefullah.

Saefullah pun meminta Dinas Citata dan kontraktor berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta PT Transjakarta.

Hal ini berkaitan dengan rencana digesernya pintu masuk Monas sisi selatan sedikit ke arah timur sesuai dengan desain revitalisasi yang dibuat oleh pemenang sayembara.

"Hal-hal yang perlu diperhatikan, misalnya, Dinas Citata harus berkoordinasi ke Dishub dan Transjakarta karena akan dibangun halte yang harus agak geser ke timur sedikit karena pintu gerbangnya ke timur sedikit," kata Saefullah

Saat ini pintu gerbang masuk Monas sisi selatan berdekatan dengan lapangan parkir Irti dan sentra kuliner Lenggang Jakarta. Berjarak 20 meter dari pintu gerbang itu terdapat Halte Transjakarta Balai Kota.

Akibat dari bergesernya pintu masuk, dipastikan halte tersebut juga akan ikut bergeser.

Saefullah juga berpesan agar penanaman pohon dan rumput untuk penghijauan dilakukan secepatnya dan sebaik-baiknya. Harus dipastikan jumlah pohon yang ditanam harus tiga kali lipat daripada jumlah yang ditebang.

"Kalau perlu ada pencadangan sehingga kali ini lebih banyak lagi yang ditanam," tegasnya.

Ia juga meminta penanaman kembali pohon sebagai penggantian pohon-pohon yang ditebang saat proyek dimulai juga menyasar posisi-posisi yang strategis di Monas.

"Pemindahan pohon juga harus dilakukan dengan baik dan ditanam di tempat yang strategis dan dianggap paling estetis," tutur mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu.

Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah akan mengecek surat rekomendasi Komisi Pengarah. "Apakah di dalamnya disebutkan apa yang boleh dan apa yang tidak." (Ins/Put/J-1)

BERITA TERKAIT