09 February 2020, 05:20 WIB

Enam Jurnalis Raih Anugerah Adinegoro


Denny Susanto | Humaniora

Pada peringatan HPN, Presiden Joko Widodo akan menyerahkan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2020 kepada 10 kepala daerah.

SEBANYAK enam karya jurnalistik terbaik berhasil meraih Anugerah Jurnalistik Adinegoro di acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, kemarin.

Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal Sembiring Depari menyerahkan langsung penghargaan kepada pemenang masing-masing kategori.

Untuk kategori indepth reporting media cetak diraih Stefanus Teguh Edi Pramono dari Majalah Tempo. Kemudian, kategori televisi diterima Rahdhini Ikaningrum dari Metro TV.

Selanjutnya, kategori radio diraih Marga Rahayu dari LPP RRI Samarinda, sedangkan kategori siber dimenangi Muhammad Amin dari Riaupos.co.

Untuk kategori foto diraih Affan Adenensi Riza Fathoni dari harian Kompas menjadi yang terbaik tahun ini. Terakhir, kategori karikatur disabet Djoko Susilo dari harian Suara Merdeka.

Atal mengatakan, Anugerah Jurnalistik Adinegoro merupakan penghargaan paling prestise bagi insan pers sehingga setiap tahun selalu dinanti siapa insan pers yang berhasil mendapatkannya.

"Produk jurnalistik yang ditampilkan bukan sembarang karya, butuh pemikiran mendalam, kerja keras, kerja cerdas, dan perjuangan untuk bisa menghasilkannya," tuturnya.

Selain Anugerah Adinegoro, pada peringatan HPN bersama Presiden Joko Widodo itu juga menyerahkan Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2020 kepada 10 kepala daerah.

Mereka ialah Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy, Bupati Tubaba Umar Ahmad, Bupati Halmahera Barat Danny Missy, Bupati Serdang Bedagai Soekirman, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani, Bupati Gunungkidul Badingah, Wali Kota Baubau As Tamrin, dan Bupati Tabalong Anang Syakhfiani.

Edukasi masyarakat

Pada kesempatan berbeda, panitia penyelenggara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2020 di Kalimantan Selatan, menggelar HPN Expo Media 2020 yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang sejarah perkembangan dunia pers di Indonesia.

HPN Expo Media 2020 digelar di Taman Siring Nol Kilometer Kota Banjarmasin, dengan menyajikan perkembangan media mainstream zaman dulu hingga era digitalisasi saat ini.

Kegiatan yang dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Rudy Resnawan tersebut tidak hanya diisi stan media massa, tetapi juga UMKM serta instansi pemerintah.

"HPN Expo Media ini akan memberi manfaat bagi pembangunan daerah. Selain menyajikan perkembangan media di Tanah Air yang sedemikian rupa, juga ada interaksi pengusaha UMKM dan jurnalis, dengan harapan bisa berkolaborasi meningkatkan perkembangan UMKM di daerah," ujar Rudy Resnawan sembari mengungkapkan rasa kagumnya melihat perkembangan media di Indonesia.

Ketua Panitia Bidang Pameran HPN Pusat, Adhy Trisnanto, memberikan apresiasinya atas berbagai kegiatan yang dilaksanakan pada HPN 2020 di Kalsel. Menurutnya, tujuan penyelenggaraan peringatan HPN sebagai bentuk penguatan peran pers dalam berkehidupan bernegara.

"Kita berusaha menggerakkan masyarakat luas agar memahami lebih jauh profesi jurnalis, pers tidak akan pernah pudar dan akan selalu dibutuhkan," ungkapnya.

HPN Expo Media 2020 juga diisi pameran foto bertema Refleksi Kalsel yang digelar Komunitas Pewarta Foto Indonesia Kalsel. Ada puluhan foto tentang diorama Kalsel dari berbagai sudut pandang yang dipamerkan. (Ant/S-1)

BERITA TERKAIT