08 February 2020, 20:29 WIB

Presiden Dukung Eksositem dan Industri Pers yang Sehat


Andhika prasetyo | Politik dan Hukum

MASYARAKAT yang sehat terlahir melalui pembentukan pola pikir positif yang didapatkan lewat informasi-informasi yang baik. Adapun, informasi yang baik tersebut terlahir melalui jurnalisme dan ekosistemnya yang juga berjalan baik.

Maka dari itu, dalam puncak peringatan Hari Pers Nasional 2020 yang dipusatkan di Kalimantan Selatan, Sabtu (8/2), Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa industri pers harus berjalan dengan sehat dan terlindungi agar masyarakat dapat terus menerima informasi yang baik dan berkualitas.

"Masyarakat yang sehat adalah masyarakat yang mendapatkan informasi yang sehat dan yang baik. Informasi yang baik memerlukan jurnalisme yang baik dan ekosistem yang baik. Ekosistem media harus dilindungi dan harus diproteksi sehingga masyarakat mendapatkan konten berita yang baik. Untuk itu diperlukan industri pers yang sehat," ujar Presiden saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Negara, sambung presiden, sangat membutuhkan kehadiran pers dengan perspektif jernihnya untuk berdiri di depan dalam melawan kekacauan informasi, penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang mengancam kehidupan demokrasi.

"Pers adalah pihak yang mewartakan berita dan agenda-agenda besar bangsa Indonesia. Membangkitkan semangat positif yang mendorong produktivitas dan optimisme bangsa," tuturnya.

Apa lagi, bila dihadapkan pada situasi ancaman kesehatan global yang belakangan merebak, peranan pers sangat dibutuhkan dan kian relevan.

Pers menjadi garda terdepan untuk mencerahkan masyarakat, meluruskan informasi yang kurang akurat dan turut meredakan kepanikan yang melanda masyarakat.

"Dalam menghadapi situasi yang tidak normal seperti ancaman virus korona saat ini peran pers juga sangat dibutuhkan untuk membantu menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat dan tidak menambah kepanikan apalagi ikut memberikan informasi yang salah," ucap Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang dalam lima tahun terakhir secara konsisten telah mewartakan kerja-kerja pemerintah, memberikan dukungan, juga memberikan masukan dan kritik-kritik yang membangun kepada pemerintah.

Selain itu, peran pers sebagai pilar demokrasi keempat yang salah satunya pada pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019 berperan besar dalam mendorong partisipasi masyarakat dan menjaga situasi bangsa tetap dalam keadaan kondusif juga sangat dihargai oleh Presiden.

"Saya berharap juga dalam Pilkada tahun ini, di 270 daerah, dukungan pers bisa lebih dimaksimalkan lagi," imbuhnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT