08 February 2020, 18:30 WIB

25 Januari Diusulkan jadi Hari Chef Nasional 


Retno Hemawati | Humaniora

BADAN Pengurus Pusat Indonesian Chef Association (ICA) menggelar rapat koordinasi nasional (rakernas) salah satunya menggagas usulan disahkannya 25 Januari sebagai Hari Chef Nasional. 

Ketua Panitia Rakernas ICA 2020 Chef I Made Witara dalam keterangannya, Sabtu (8/2) mengatakan, ""Satu hal yang terpenting dari Rakernas ICA 2020 ini adalah adanya deklarasi usulan dari ICA, untuk mendesakkan tanggal 25 Januari sebagai Hari Chef Nasional kepada Pemerintah."

Pada kesempatan yang sama juga dibahas keinginan mereka mengangkat kuliner nusantara sebagai tuan rumah di negeri sendiri di tengah menjamurnya kuliner luar negeri.

"Mengingat sekarang ini sudah banyak kuliner yang berasal dari negara lain sudah masuk dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia. Kondisi ini dikhawatirkan bisa menggeser untuk konsumsi kuliner nusantara," kata dia. 

Rakernas bertema "Kuliner Nusantara jati diri Bangsa" digelar di Yogyakarta, 7 hingga 9 Februari 2020. "Salah satu dari pasar bebas sekarang ini adalah produk-produk makanan asing masuk ke Indonesia tanpa hambatan sama sekali. Fenomena ini bisa menjadi ancaman tersendiri bagi keberadaan industri kuliner lokal Indonesia," kata I Made Witara yang merupakan chef dari Bali itu.

Oleh sebab itu, kata dia sangat penting untuk mengembalikan dan mendudukkan potensi kuliner lokal bangsa Indonesia, menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Rakernas dihadiri oleh 210 chef yang berasal dari 21 perwakilan provinsi dan daerah dan beberapa utusan Ambassador atau perwakilan ICA di negara lain.

ICA memiliki 4.000 anggota di seluruh Indonesia dan perwakilan di beberapa negara. (Ant/OL-12)

BERITA TERKAIT