08 February 2020, 13:51 WIB

Gerbang Monas Bergeser, Kontraktor Harus Koordinasi dengan Dishub


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PROYEK revitalisasi Monumen Nasional (Monas) tetap dilanjutkan setelah adanya rekomendasi dan persetujuan dari Komisi Pengarah yang diketuai oleh Menteri Sekretaris Negara (Sesneg). Usai proyek bisa dilanjutkan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun meminta agar Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) selaku pemegang program revitalisasi agar meminta kontraktor berkoodinasi dengan Dinas Perhubungan DKI Jakarta serta PT Transjakarta.

Hal ini berkaitan dengan rencana digesernya pintu masuk Monas sisi selatan sedikit ke arah timur, sesuai dengan desain revitalisasi yang dibuat oleh pemenang sayembara.

"Hal-hal yang perlu diperhatikan misalnya Dinas Citata harus koordinasi ke Dishub dan Transjakarta karena akan dibangun halte  harus agak geser ke timur sedikit. Karena pintu gerbangnya ke timur sedikit," kata Saefullah di Jakarta, Jumat (7/2).

Saat ini pintu gerbang masuk Monas sisi selatan berdekatan dengan lapangan parkir IRTI dan sentra kuliner Lenggang Jakarta. Berjarak 20 meter dari pintu gerbang itu terdapat halte Transjakarta Balaikota. Akibat dari bergesernya pintu masuk, dipastikan halte tersebut juga akan ikut bergeser. Sementara itu, Saefullah juga berpesan agar penanaman pohon dan rumput untuk penghijauan dilakukan secepatnya dan sebaik-baiknya. Harus dipastikan jumlah pohon yang ditanam tiga kali lipat dari jumlah yang ditebang.

"Kalau perlu ada pencadangan sehingga kali ini lebih banyak lagi yang ditanam," tegasnya.

baca juga: Kebut Revitalisasi Monas, Kontraktor Diminta Kerja 24 Jam

Ia juga meminta agar penanaman kembali pohon sebagai penggantian pohon-pohon yang ditebang saat proyek dimulai juga menyasar posisi-posisi yang strategis di Monas.

"Pemindahan pohon juga harus dilakukan dengan baik dan ditanam di tempat yang strategis dan dianggap paling estetis," tutur Mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT