08 February 2020, 09:19 WIB

Kebut Revitalisasi Monas, Kontraktor Diminta Kerja 24 Jam


Putri Anisa Yuliani | Megapolitan

PEMPROV DKI meminta pengerjaan proyek revitalisasi Monumen Nasional (Monas) dikebut agar selesai tepat waktu sebelum akhir bulan ini. Lanjutan pembangunan proyek yang menyasar sisi selatan Monas itu bisa dilakukan setelah Komisi Pengarah memberikan persetujuan. Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah pun meminta kepada Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta untuk meminta kontraktor bekerja maksimal. Permintaan agar pengerjaan tepat waktu juga disampaikan oleh Komisi Pengarah dalam surat rekomendasi yang diterbitkan Jumat (7/2).

"Saya rasa kontraktor selaku pihak ketiga harus mengerahkan segala daya upaya untuk menyelesaikan tepat waktu. Karena kegiatan ini sudah diketahui masyarakat secara keseluruhan," kata Saefullah di Jakarta, Jumat (7/2).

Bila perlu, kontraktor bisa memberlakukan pengerjaan dengan sistem tiga waktu.

"Sehari ada 24 jam dibagi tiga jadi satu shift delapan jam. Jadi kami melalui Dinas Citata agar menyampaikan kepada kontraktor untuk menggunakan segala waktu yang ada ini sebaik-baiknya," ungkapnya.

baca juga: Jabodetabek Diguyur Hujan Deras Hari Ini

Meski pengerjaan dikebut, Saefullah yang juga mantan Wali Kota Jakarta Pusat itu meminta agar kualitas pekerjaan tetap utama. Proyek revitalisasi Monas sebelumnya diminta oleh Komisi Pengarah untuk dihentikan. Sebab, tidak sesuai Keputusan Presiden No 25/1995 di mana Komisi Pengarah tidak diajak koordinasi dlsoal proyek tersebut. Dalam rapat pada Rabu (5/2) antara Pemprov DKI dengan Sesneg, Komisi Pengarah meminta Pemprov DKI mengirim gambar desain revitalisasi. Gambar pun telah dikirim pada Kamis (6/2) ke Sesneg. (OL-3)

BERITA TERKAIT