08 February 2020, 09:01 WIB

Deforestasi Amazon Catat Rekor di Januari


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

LAJU penebangan hutan atau deforestasi di hutan hujan Amazon di Brasil lebih dari dua kali lipat pada Januari dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Laporan dari National Institute for Space Research (INPE) Brasil, Jumat (7/2) menyebutkan lebih dari 280 km persegi ditebang, meningkat 108%. Itu adalah area terbesar yang dibabat pada Januari sejak 2015.

Data dikumpulkan oleh sistem DETER berbasis satelit INPE, yang memantau deforestasi secara real time. Sebagai perbandingan, 136 kilometer persegi dirambah pada Januari 2019, 183 km persegi pada 2018, dan 58 kilometer persegi pada 2017.

Data INPE yang diterbitkan pada pertengahan Januari menemukan deforestasi di Amazon di Brasil utara telah melonjak 85% pada 2019, dengan membabat 9.166 km persegi hutan. Jumlah tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sedangkan pada 2018, area hutan yang ditebang mencapai 4.946 km.

Peningkatan tajam penggundulan hutan Amazon ujian bagi pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro, seorang skeptis perubahan iklim yang melonggarkan pelarangan pada eksploitasi kekayaan besar Amazon. Bolsonaro menjadi berita utama pada Agustus lalu ketika dia berusaha meremehkan kebakaran hutan yang telah mengejutkan dunia. Pada 2 Agustus tahun lalu, presiden INPE saat itu Ricardo Galvao dipecat oleh pemerintahan Bolsonaro, yang menuduhnya membesar-besarkan tingkat deforestasi.

Pada Rabu lalu, Bolsonaro meluncurkan rencana besar untuk hutan hujan Amazon yang akan membuka lahan adat untuk kepentingan proyek pertambangan, pertanian, dan pembangkit listrik tenaga air.

baca juga: Ribuan Pengantin Kenakan Masker

Banyak LSM mengatakan langkah itu akan semakin meningkatkan deforestasi. RUU itu, yang belum disetujui oleh Kongres, adalah 'mimpi' bagi pemimpin sayap kanan tetapi sebuah 'mimpi buruk' bagi para pencinta lingkungan dan pemimpin suku. (AFP/OL-3)

 

BERITA TERKAIT