07 February 2020, 22:13 WIB

Pemerintah Jamin Kebutuhan 238 WNI Peserta Observasi


Andhika prasetyo | Humaniora

PEMERINTAH mengalokasikan dana hampir Rp1 miliar untuk memenuhi konsumsi 238 warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Hubei, Tiongkok, dan diobservsi di Natuna, Kepulauan Riau.

Deputi V Kantor Staf Presiden (KSP) Jaleswari Pramodhawardhani mengungkapkan biaya sebesar itu digelontorkan untuk menjamin kesehatan dan kesejahteraan para WNI selama masa observasi berlangsung.

"Kalau bicara indeks, setiap sekali makan mereka dapat Rp100 ribu. Kalau sehari tiga kali makan berarti Rp300 ribu," ujar Jelaswari di Kantor Staf Presiden, Jakarta, Jumat (7/2).

Jika diakumulasi, total biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi 238 WNI selama 14 hari masa observasi mencapai Rp999,6 juta.

"Ini saya sampaikan sekedar ingin menggambarkan bahwa kondisi saudara-saudara kita di sana terjamin dari sisi kesehatan maupun kesejahteraan," tuturnya.

Di luar itu, Jaleswari mengungkapkan seluruh peserta observasi di Natuna dalam kondisi sehat. Mereka setiap hari mendapatkan pengecekan kesehatan dari para dokter yang ahli di bidang masing-masing.

"Hasil pengecekan pun selalu dilaporkan kepada Menteri Kesehatan (Terawan Agus Putranto). Jadi kondisi mereka terus kami pantau," lanjut dia.

Bahkan, nantinya, setelah meninggalkan Natuna dan kembali ke daerah asal, para peserta observasi masih akan diawasi dengan ketat.

Pemerintah akan menyiapkan fasilitas kesehatan lengkap di rumah sakit-rumah sakit terdekat dari lokasi tempat tinggal bagi para WNI tersebut. (OL-8)

BERITA TERKAIT