08 February 2020, 03:45 WIB

PBSI Antisipasi Wabah Korona di Filipina


(Faj/R-1) | Olahraga

MASALAH kesehatan pelubutangkis Indonesia yang tampil di Asia Team Championships 2020 Manila, Filipina, 11-16 Februari jadi salah satu perhatian utama Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). Hal itu dilakukan setelah kasus kematian akibat virus korona terjadi di Manila.

Sekjen PBSI Ahmad Budiharto menegaskan pihaknya telah melakukan antisipasi untuk melindungi seluruh anggota tim yang akan berangkat ke Filipina, hari ini. Dikatakan, pihaknya telah memastikan tubuh atlet dan seluruh anggota tim dalam kondisi bugar.

"Kami telah memberikan edukasi mengenai penularan virus dan akan memberikan masker kepada para atlet dan ofisial selama di Manila. Kami juga meminta anggota tim untuk membatasi kontak dengan barang-barang yang bisa menjadi medium penularan virus," kata Budiharto, kemarin.

Lebih jauh, Budiharto berharap tuan rumah mampu memastikan lokasi pertandingan bebas dari virus korona, sehingga kesehatan para atlet tetap terjaga. "Perhatian utamanya ialah menjaga keselamatan dan kesehatan atlet yang bertanding," kata Budiharto.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto mengatakan PBSI memastikan kesehatan dan keselamatan atlet selama tampil di Asia Team Championships 2020.

"Sejauh ini kami minta PBSI untuk memastikan atlet aman dari potensi terpapar virus," kata Gatot, ketika dihubungi, kemarin.

Selain itu, Gatot mengatakan telah berkomunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila untuk mengetahui kondisi terakhir di negara itu. Ia mengatakan pihak Filipina telah memberlakukan pengamanan yang ketat untuk mencegah merebaknya virus korona.

"Saya sudah hubungi KBRI di Manila. Pengamanan pencegahan sangat ketat dari pihak Filipina," kata Gatot. (Faj/R-1)

BERITA TERKAIT