07 February 2020, 23:30 WIB

Pengaspalan Sirkuit Hanya Semalam


MI | Megapolitan

KEPALA Dinas Bina Marga DKI Hari Nugroho mengatakan hanya membutuhkan satu malam untuk melapisi aspal pada jalan yang akan dijadikan sirkuit Formula E.

Hari, di Jakarta, Jumat (7/2), menyebut proses melapisi aspal untuk sirkuit Formula E tidak berbeda jauh dengan pemeliharaan jalan yang rutin dilakukan.
Formula E Operation (FEO), wadah organisasi untuk balap mobil bertenaga listrik itupun menstandarkan perbaikan jalan dilakukan paling lambat dua bulan sebelum penyelenggaraan pada Juni mendatang atau paling lambat pada April.

“Kita kan ketika memperbaiki jalan malam hari. Ya besok paginya sudah selesai,” kata Hari.

Di sisi lain, rekayasa lalu lintas akan segera dipersiapkan oleh Dinas Perhubungan DKI setelah ditetapkannya lokasi sirkuit Formula E. Saat ini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tengah mencari rute alternatif untuk dijadikan sirkuit setelah area Monas dilarang oleh pemerintah pusat.

Hari menerangkan tidak ada penutupan jalan setelah jalan dilapisi aspal standar Formula E. Tapi, ia melarang kendaraan berat melintas.

Sementara itu, penutupan total jalan akan dilakukan minimal dua hari sebelum penyelenggaraan hingga sesudah balapan selesai. Sebab, akan ada pemasangan pembatas jalan, lokasi kru official tim pembalap, hingga tribun penonton. “Pada saat itu akan ditutup total dan hanya official yang boleh mendekat,” tandasnya.

Deputy Director Communications Jakpro Formula E Indonesia Hilbram Dunar menyebut pihaknya akan mencari lokasi yang ikonik untuk menjadi sirkuit Formula E.

Ia mengakui cukup sulit untuk mengikhlaskan melepas Monas menjadi sirkuit Formula E setelah penolakan Komisi Pengarah yang diketuai Menteri Sekretaris Negara.

Hilbram menjelaskan pihaknya sudah memiliki alternatif rute sirkuit Formula E pengganti Monas. Meski belum mau membuka di mana lokasi rute itu, Hilbram memastikan lokasinya juga akan ikonis dan memiliki pemandangan ibu kota yang mewakili Jakarta.


Kesan positif

Sementara itu, Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI Judistira Hermawan mendukung penolakan area Monas sebagai trek Formula E.

Terlepas dari problematika trek, Golkar mendukung ajang Formula E diadakan di Jakarta. Pasalnya, gelaran internasional tersebut dapat memberi kesan positif pada dunia bahwa Jakarta adalah kota yang ramah pada wisatawan dan investasi.

Ia pun menawarkan rute lain untuk pagelaran ini. “Saya pikir banyak jalur di sekitar Balai Kota, sekitar Patung Kuda (Patung Arjuna Wiwaha), bisa dimanfaatkan semua,” ujarnya.

Lebih detail, ia menyarankan trek dari Tugu Tani-Balai Kota-Patung Arjuna Wiwaha-Gedung RRI. “Tinggal bagaimana pelaksanaannya menggunakan anggaran yang seefektif dan seefisien mungkin.” (Put/Medcom/J-1)

 

BERITA TERKAIT