07 February 2020, 17:25 WIB

Pengunjung Rutan Surakarta Kedapatan bawa Sabu


Widjajadi | Nusantara

RUMAN Tahanan (Rutan) Kelas I Surakarta, Jumat (7/2) pagi mengagalkan upaya penyelundupan sabu dari pembesuk. Sabu diletakkan di bawah sandalnya.

"Pembesuk itu tidak lain isteri napi di sini. Saat sandalnya minta diganti oleh petugas Rutan, ES sang isteri yang mau membesuk ini kelihatan panik," ujar Kepala KPR Rutan Kelas I Surakarta, Andi Rahmanto.

Gelagat tersebut membuat petugas Rutan curiga dan memeriksa warga Semanggi, Pasar Kliwon ini. Mulai dari barang bawaan sampai sendal japit tebal yng dipakainya.

Hasil penggeledahan, petugas mendapatkan satu paket sabu dan alat hisap di dalam sandal berlapisnya.

Ketika diperiksa melalui peralatan X-Ray, ternyata paket dalam plastik yang hendak diselundupkan untuk suaminya benar sabu adanya. " Ini yang kedua kalinya ES mencoba menyelundup barang. Yang pertama handphone, yang tidak bermuara hukum, meski kita sanksi," imbuh Andi.

Dalam kasus penyelundupan sabu untuk suaminya yang saat ini sedang banding hukum karena vonis 6 tahun sebagai pengedar di pengadilan negeri (PN) Solo, ES tidak bisa keluar dari hukum." Kami akan serahkan ke Satnarkoba Polresta Surakarta," tandas Andi. (OL-13)

 

 

BERITA TERKAIT