07 February 2020, 14:18 WIB

Dua Tersangka Jiwasraya Dikenakan Pasal TPPU


M Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum

SELAIN dijerat dengan Undang-Undang Korupsi, dua tersangka kasus megaskandal pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) juga dikenakan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Dua tersangka tersebut ialah Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (Tram) Heru Hidayat dan Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Febrie Adriansyah mengatakan sudah ada dua tersangka yang dikenai pasal TPPU yaitu Benny (BT) dan Heru (HH).

Sebanyak 8 orang sudah diperiksa penyidik Kejaksaan Agung terkait dua tersangka yang dikenakan TPPU. Sayangnya Febrie tidak menyebutkan nama delapan orang tersebut.

"Hingga saat ini yang sudah kita periksa delapan orang. Kemudian saksi-saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi sudah mengarah ke sana," kata Febrie di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (7/2).

Baca juga: Kejagung Buka Peluang Tersangka Baru Jiwasraya

TPPU diatur dalam Pasal 3, 4, dan 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono tidak menutup kemungkinan UU TPPU dikenakan pada tersangka.

"Tidak menutup kemungkinan juga akan dikembangkan terhadap tindak pidana pencucian uang," kata Hari di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jumat (24/1).

Total tersangka kasus PT Asuransi Jiwasraya menjadi enam orang yakni Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya Hendrisman Rahim, mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Tbk (Tram) Heru Hidayat, Komisaris PT Hanson Internasional Tbk Benny Tjokrosaputro, mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya Harry Prasetyo dan Direktur PT Maxima Integra Investama Joko Hartono Tirto.(OL-5)

BERITA TERKAIT