07 February 2020, 12:04 WIB

Polisi masih Sembunyikan Identitas Simpatisan MIT Ditangkap


Mitha Meinansi | Nusantara

KAPOLDA Sulawesi Tengah, Irjen Pol Syafril Nursal, belum bersedia mengungkap identitas atau daerah asal dua orang simpatisan jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT), kelompok sipil bersenjata di Kabupaten  Poso, Sulawesi Tengah yang ditangkap pada Selasa (4/2). Kedua simpatisan yang ditangkap tersebut, ingin bergabung bersama kelompok MIT yang saat ini berada di bawah pimpinan Ali Kalora. Namun identitas keduanya belum diungkap, dengan alasan masih dalam pengembangan.

"Identitas keduanya nanti saya akan berikan. Sekarang masih dalam tahap pemeriksaan," ujar Irjen Pol Syafril Nursal, saat dikonfirmasi disela-sela pelaksananaan kegiatan rapim dan rakor Polda Sulteng, Kamis (6/2).

Menurut Kapolda, bersama dengan dua orang yang ditangkap itu, polisi juga menyita barang bukti yang dibawa kedua simpatisan MIT tersebut. Tetapi Kapolda tetap bungkam soal brapa banyak dan apa saja barang  bukti yang disita.

"Yang pasti, barang bukti yang telah disita itu adalah persiapan keduanya untuk bergabung dengan kelompok MIT di atas gunung. Termasuk barang-barang yang diperlukan untuk kegiatan pergerakan mereka," kata Kapolda Sulteng.

Ia memastikan sejauh ini Operasi Tinombala 2020 berjalan dengan baik.

baca juga: Kalsel Perpanjang Izin Tinggal WNA Tiongkok

"Semoga operasi tersebut dapat menyelesaikan persoalan-persoalan terorisme di Sulawesi Tengah. Saya berharap persoalan itu segera diselesaikan, agar Poso tidak lagi menjadi magnet bagi orang-orang yang ingin bergabung dengan kelompok tersebut," pungkasnya. (OL-3)

 

BERITA TERKAIT