07 February 2020, 11:00 WIB

Pasukan Israel Tembak Mati 4 Warga Palestina


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

JUMLAH warga Palestina yang terbunuh oleh tembakan Israel meningkat menjadi empat orang. Sedangkan, puluhan lainnya terluka.

Pasukan Israel, Kamis (6/2) waktu setempat, menembak dan membunuh dua warga Palestina selama demonstrasi di Jenin yang menentang pembongkaran sebuah rumah warga Palestina.

Salah satu dari mereka yang tewas diidentifikasi oleh kantor berita resmi Palestina WAFA, yakni seorang siswa Yazan Abu Tabekh, 19 dan polisi Palestina bernama Tareq Badwan.

Militer Israel mengatakan, serangan itu untuk menghancurkan rumah Ahmad Qanba, seorang warga Palestina yang dituduh membantu sel Hamas di Tepi Barat.

Bentrokan besar pecah, pemuda Palestina melemparkan batu ke pasukan Israel. Militer mengatakan pasukannya telah mengidentifikasi sejumlah milisi bersenjata yang melemparkan alat peledak dan menembak ke arah mereka.

Namun, Gubernur Jenin Akram Rajoub mengatakan petugas polisi yang terbunuh berdiri di luar kantor polisi terdekat ketika ditembak. Pun seorang warga negara Palestina Israel ditembak dan dibunuh setelah menembaki polisi Israel di kota tua Jerusalem.

Baca juga: Palestina Batalkan Kesepakatan Oslo dengan Israel

Sementara itu, pada Rabu (5/2) malam, pasukan Israel menembak dan membunuh Mohammed al-Haddad yang berusia 17 tahun dalam bentrokan di Hebron.

Wartawan yang melapor dari Jerusalem, Harry Fawcett, mengatakan, Kamis (6/2), tentara Israel mengirim satu batalion tempur dengan hampir 1.000 pasukan tambahan ke Tepi Barat.

"Tampaknya pasukan keamanan Israel sedang bersiap-siap menghadapi potensi kekerasan yang lebih besar dalam beberapa hari mendatang," kata Fawcett.

Eskalasi terjadi di tengah ketegangan yang meningkat setelah Presiden AS Donald Trump merilis rencana perdamaian Timur Tengah pekan lalu. Menurut para kritikus, hal tersebut sangat menguntungkan Israel dan mengabaikan hak-hak Palestina. (Aljazeera/OL-5)

BERITA TERKAIT