06 February 2020, 23:52 WIB

Biden Maju Terus Meski Kalah di Iowa


Nur Aivanni | Internasional

WAKIL Presiden AS era Barack Obama Joe Biden, tetap maju terus dalam pemilihan meski ia menerima kegagalan dalam pemungutan suara di Iowa. Biden berada di urutan keempat berdasarkan hasil sementara dari pemilihan untuk memilih calon presiden dari Partai Demokrat.

"Saya tidak akan menutup-nutupinya," kata Biden, seperti dikutip dari BBC, Kamis (6/2). "Ini bukan pertama kalinya dalam hidup saya, saya dijatuhkan."

Menurut hasil sementara Kaukus Iowa, Biden telah gagal untuk mengambil satu delegasi yang dibutuhkan untuk melaju dalam pemilihan. New Hampshire akan menjadi negara bagian berikutnya yang akan memberikan suara pada 11 Februari mendatang.

Kendati demikian, Biden tetap mengatakan kepada warga di New Hampshire: "Saya tidak ke mana-mana," ucapnya. Ia pun berharap akan bersinar di kontes-kontes utama berikutnya dengan pemilih yang lebih beragam, seperti di Nevada atau South Carolina.

Pada Rabu (5/2), 95% laporan hasil pemungutan di Kaukus Iowa sudah masuk. Hasil sementara, mantan Walikota South Bend, Indiana, Pete Buttigieg mendapatkan perolehan suara 26,4%, dengan 11 delegasi. Sementara, Senator Bernie Sanders memiliki 25,7% dengan 11 delegasi.

Sementara itu, Senator Massachusetts Elizabeth Warren memiliki 18,3%, dengan lima delegasi. Dan Joe Biden memiliki 15,8%, dengan nol delegasi. Kaukus Iowa menghadirkan kandidat yang berpeluang emas untuk maju dalam pemilihan presiden.

Kandidat lain yang gagal mendapatkan delegasi tunggal, termasuk Amy Klobuchar (12,2%) dan Andrew Yang (1%).

Pada Rabu (6/2), Biden mempertajam serangannya, dengan menargetkan kepada dua kandidat terdepan Partai Demokrat. Dia menyarankan bahwa sosialis demokratik, Sanders, tidak dapat dipilih dalam pemilihan umum.

Biden juga mengatakan akan "berisiko" untuk mencalonkan Buttigieg yang berusia 38 tahun. "Seseorang yang tidak pernah memegang jabatan lebih tinggi dari walikota dengan penduduk 100.000 orang," kata Biden.

Buttigieg pun menanggapi dengan mengatakan, "Sebagian besar pujian untuk prestasi pemerintahan Obama adalah milik Presiden Obama".

Pejabat Demokrat Iowa mengatakan "kesalahan pengodean" dalam sistem aplikasi Partai Demokrat menyebabkan penundaan hasil kaukus Iowa. Ia membantah bahwa penundaan hasil Kaukus Iowa disebabkan oleh semacam peretasan. (BBC/OL-8)

BERITA TERKAIT