06 February 2020, 23:00 WIB

Suwardi dan Jeka Saragih Buka Laga One Pride 2020


Widhoroso | Olahraga

DUA pertarungan perebutan gelar akan menjadi pembuka ajang One Pride 2020. Pertarungan memperebutkan sabuk juara nasional kelas flyweight dan lightweight akan menjadi laga utama Fight Night (FN) 36 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Sabtu (15/2) mendatang.

Di kelas flyweight, juara bertahan Suwardi akan ditandang Rama Supandhi. Suwardi yang dikenal memiliki keahlian bela diri pencak silat itu naik oktagon dengan penuh percaya diri karena sudah menjalani pelatihan yang matang termasuk mempelajari bela diri lain yaitu brazilian jiu jitsu. Petarung asal Magetan Jawa Timur itu juga dikenal sebagai seorang grappler handal.

"Persiapan sangat matang, ngga ada cedera, berat badan juga aman. Kalau soal Rama, memang dari usia lebih muda, tarungnya juga bagus, tapi untuk fight night nanti tidak ada yang dikhawatirkan," kata Suwardi. Selama di One Pride MMA, Suwardi sudah delapan kali meraih kemenangan dengan kuncian sendi. Namun, kepiawaiannya akan diuji karena Rama dikenal merupakan salah satu grappler terbaik.

“Ini akan menjadi pertarungan Teknik vs teknik yang terbesar di One Pride. Kedua petarung sangat baik dalam strategi, sangat baik dalam submission, terutama dalam Brazilian Jiu Jitsu,” jelas Max Metino, Ketua Dewan Juri One Pride MMA.

Di kelas lightweight juara bertahan Jeka Saragih akan ditantang Angga. Jeka Saragih, fighter kelahiran Simalungun, Sumatera Utara ini tampil sebagai juara paling dominan di One Pride MMA sebagai fighter pertama yang memegang sabuk juara selama 1.000 hari dan lima kali mempertahankan gelar berturut-turut.

Jeka Saragih dikenal dengan gaya bertarungnya yang meledak-ledak. Ia  mampu meraih kemenangan dalam delapan penampilan terakhir.

Angga sendiri bukan lawan yang bisa dipandang enteng. Dengan total 5 kemenangan di kelas lightweight dan lebih dari 3 tahun bertarung di One Pride, Angga siap untuk merebut sabuk juara. (RO/R-1)

BERITA TERKAIT