07 February 2020, 05:20 WIB

Korban DBD Terus Berjatuhan di Beberapa Daerah


Palce Amalo | Humaniora

KORBAN meninggal dunia akibat penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih terus berjatuhan sejak awal tahun ini. Hingga kemarin, di Nusa Tenggara Timur dan daerah lain korban meninggal telah mencapai puluhan orang.

Dinas Kesehatan NTT kemarin menyebutkan kasus DBD sudah menyebar di 21 kabupaten dan kota dan merenggut nyawa 10 orang dari tujuh kabupaten. Sedangkan korban yang menjalani perawatan sebanyak 759 orang.

Staf Surveilens dan Imunisasi Dinas Kesehatan NTT Istonia H Waang menjelaskan kasus DBD terbanyak berasal dari tujuh kabupaten yakni Kota Kupang, Timor Tengah Utara, Alor, Lembata, Sikka, Manggarai dan Rote Ndao. Baru tiga kabupaten yang telah menetapan wabah DBD sebagai kejadian luar biasa (KLB) yaitu Sikka 377 penderita dan tiga orang meninggal, Alor 76 penderita dan dua orang meninggal, serta Lembata 78 penderita dan satu orang meninggal. Korban meninggal lainnya masing-masing satu orang berasal dari Kota Kupang, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, dan Manggarai.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengakui mengakui sebelum ditetapkan status KLB DBD pada Selasa (21/1) tercatat 171 penderita. Namun hanya dua minggu jumlah DBD meningkat menjadi 377 kasus.

Virus dengeu tersebut juga menyebabkan dua warga di Provinsi Bangka Belitung meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan Babel Mulyono Susanto mengatakan pada Januari 2020 sudah ada dua warga meninggal akibat DBD. "Januari ini sudah ada 241 kasus dengan korban meninggal dunia dua orang," kata Mulyono, kemarin.

Pasien meninggal dunia akibat DBD juga ditemukan di Sragen, Jawa Tengah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen, Hargiyanto mengatakan penyakit DBD di awal tahun ini perlu dicermati mengingat sudah membawa satu korban jiwa dari Desa Nglorok.

Dari Tasikmalaya, Jawa Barat dilaporkan ada satu pasien DBD yang tidak tertolong jiwanya. Dinas Kesehatan setempat mencatat hingga awal Februari sebanyak 45 orang dinyatakan positif dan masih dirawat di RSUD dr Soekardjo dan rumah sakit swasta.

Gerakan PSN

Kasus DBD dilaporkan juga telah menyebar ke 60 desa di lima kecamatan wilayah Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Untuk menanggulangi penyebaran DBD, seluruh daerah di Temanggung telah menggencarkan gerakan PSN dan pemberantasan jentik-jentik nyamuk.

Di Cirebon, Jabar sebanyak 11 orang positif terjangkit DBD sepanjang Januari lalu. Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Nanang Ruhyana mengakui jumlah penderita DBD sepanjang Januari cukup tinggi dan sebaran terbanyak ada di wilayah timur, selatan dan utara Kabupaten Cirebon.

"Kami sudah melakukan fogging di wilayah yang ada warganya terserang DBD," ujarnya. Nanang juga meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) lewat gerakan 3M serta pemberikan bubuk larvasida.(Tim Media/H-1)

BERITA TERKAIT